KOPI Catat Lonjakan Laba 174% dalam 9 Bulan 2026

KOPI Catat Lonjakan Laba 174% dalam 9 Bulan 2026
PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) membukukan laba bersih sebesar Rp10,41 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2026, melonjak 174,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,80 miliar. Kenaikan laba tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan dan
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) membukukan laba bersih sebesar Rp10,41 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2026, melonjak 174,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,80 miliar. Kenaikan laba tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan dan peningkatan laba usaha perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 September 2026, pendapatan KOPI mencapai Rp198,59 miliar, meningkat 7,5% dibandingkan Rp184,77 miliar pada periode Januari-September 2025.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto perseroan naik 3,5% menjadi Rp72,62 miliar dari sebelumnya Rp70,19 miliar.

Laba usaha KOPI tercatat sebesar Rp20,92 miliar, meningkat 18,9% dibandingkan Rp17,60 miliar pada sembilan bulan pertama tahun lalu.

Selain itu, perseroan mencatat pendapatan lainnya sebesar Rp1,68 miliar, berbalik dari beban lainnya sebesar Rp2,21 miliar pada periode yang sama 2025. Di sisi lain, biaya keuangan turun menjadi Rp9,00 miliar dari Rp9,88 miliar.

Laba sebelum pajak meningkat menjadi Rp13,61 miliar, dibandingkan Rp5,51 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Setelah memperhitungkan beban pajak, laba periode berjalan mencapai Rp10,41 miliar.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp10,36 miliar, naik 174,2% dibandingkan Rp3,78 miliar pada sembilan bulan pertama 2025. Laba per saham juga meningkat menjadi Rp14,86 dari sebelumnya Rp5,42.

Total Liabilitas Turun, Ekuitas Meningkat

Dari sisi neraca, total aset KOPI per 30 September 2026 tercatat sebesar Rp260,52 miliar, turun dibandingkan Rp274,95 miliar pada akhir Desember 2025.

Total liabilitas perseroan menyusut menjadi Rp180,26 miliar dari Rp205,09 miliar pada akhir 2025. Penurunan terutama terlihat pada liabilitas jangka pendek, dari Rp86,20 miliar menjadi Rp77,03 miliar, serta liabilitas jangka panjang yang turun dari Rp118,89 miliar menjadi Rp103,23 miliar.

Sementara itu, total ekuitas meningkat menjadi Rp80,26 miliar dari Rp69,85 miliar pada akhir tahun lalu. Kenaikan tersebut sejalan dengan pencatatan laba selama periode berjalan.

Dari sisi arus kas, KOPI membukukan kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp25,32 miliar, meningkat dibandingkan Rp20,51 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perseroan menggunakan kas bersih sebesar Rp1,77 miliar untuk aktivitas investasi, terutama pembelian aset tetap. Sementara itu, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan mencapai Rp19,29 miliar.

Dengan demikian, kas dan setara kas pada akhir September 2026 tercatat sebesar Rp5,02 miliar, meningkat dari Rp762,25 juta pada awal tahun.