Emitentrust.com- Emiten tambang PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) membukukan lonjakan laba bersih signifikan sepanjang 2025. Emiten energi tersebut mencatat laba tahun berjalan Rp194,97 miliar, melonjak sekitar 166% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp71,27 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025, peningkatan laba tersebut didorong oleh pertumbuhan pendapatan usaha yang mencapai Rp1,86 triliun, naik dari Rp1,73 triliun pada 2024.
Sejalan dengan kenaikan pendapatan, laba bruto perseroan meningkat menjadi Rp380,31 miliar, dibandingkan Rp244,88 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara itu, laba operasional tercatat Rp317,80 miliar, naik signifikan dari Rp180,43 miliar pada 2024.
Setelah memperhitungkan beban bunga dan biaya keuangan lainnya sebesar Rp57,65 miliar serta beban lain-lain, laba sebelum pajak perseroan mencapai Rp247,29 miliar, meningkat dari Rp96,74 miliar pada tahun sebelumnya.
Adapun laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp194,60 miliar, melonjak dari Rp73,03 miliar pada 2024.
Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat Rp891,35 miliar per 31 Desember 2025, sedikit turun dibandingkan Rp909,75 miliar pada akhir 2024. Sementara itu, total liabilitas mencapai Rp1,96 triliun, turun dari Rp2,17 triliun pada tahun sebelumnya.
Meski masih mencatat defisiensi modal sebesar Rp1,06 triliun, angka tersebut membaik dibandingkan posisi tahun 2024 yang mencapai Rp1,26 triliun.
Di sisi likuiditas, kas dan bank perseroan meningkat signifikan menjadi Rp254,03 miliar pada akhir 2025 dari Rp143,11 miliar pada tahun sebelumnya.


