back to top

KOTA Berbalik Jadi Untung Rp41,63M di 2025, Ini Pemicunya

Emitentrust.com – PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) berhasil mencatatkan kinerja gemilang sepanjang 2025 dengan membalikkan posisi dari rugi menjadi laba.

KOTA membukukan laba bersih sebesar Rp41,63 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp18,07 miliar pada 2024.
Dengan capaian tersebut, kinerja laba bersih KOTA melonjak signifikan atau tumbuh lebih dari 330% secara tahunan (yoy), menandai titik balik penting bagi emiten properti dan perhotelan ini.

Dalam laporan keuangan yang disampaikan ke BEI disebutkan kinerja impresif tersebut ditopang oleh lonjakan pendapatan yang mencapai Rp122,58 miliar, melejit sekitar 317% dibandingkan Rp29,37 miliar pada tahun sebelumnya. Seiring itu, laba bruto juga ikut terdongkrak menjadi Rp84,93 miliar, dari sebelumnya Rp20,19 miliar.

Dari sisi operasional, meski beban umum dan administrasi masih cukup besar yakni Rp38,23 miliar serta beban bunga Rp20,69 miliar, Perseroan mampu mengimbanginya melalui peningkatan pendapatan lain-lain yang mencapai Rp19 miliar.

Alhasil, laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp43,57 miliar, berbalik dari rugi Rp19,51 miliar pada tahun sebelumnya.

Tak hanya dari sisi laba, fundamental Perseroan juga menunjukkan penguatan. Total aset KOTA meningkat menjadi Rp1,97 triliun, naik dari Rp1,50 triliun pada 2024.
Kenaikan ini turut didorong oleh lonjakan kas dan setara kas yang melonjak drastis menjadi Rp69,52 miliar, dibandingkan hanya Rp2,07 miliar pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, ekuitas Perseroan juga meningkat menjadi Rp1,23 triliun, mencerminkan perbaikan struktur permodalan.

Kinerja KOTA didukung oleh portofolio bisnis di sektor properti dan perhotelan, termasuk anak usaha seperti PT Accola Hotel Indonesia dan sejumlah entitas properti di Jakarta dan Bandung.

Pertumbuhan ini mengindikasikan mulai pulihnya sektor properti dan pariwisata yang menjadi penopang utama bisnis Perseroan.

Artikel Terkait

Pengelola gerai KFC (FAST) Rugi Rp369M, Susut 53,7% di 2025

PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) emiten makanan siap saji KFC mencatatkan perbaikan kinerja signifikan sepanjang 2025 meski masih membukukan rugi bersih.

ADRO Jadwalkan Pembagian Dividen Tunai, Cum 27 April 2026

Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Emiten tambang ini resmi membagikan dividen tunai sebesar USD197,5 juta untuk tahun buku 2025.

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru