back to top

Laba Emiten Ritel Ini Naik Tipis di 2025 Tapi Tetap Jumbo

Emitentrust.com- PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp1,13 triliun sepanjang 2025, naik sekitar 4,9% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,07 triliun. Kenaikan laba ini sejalan dengan pertumbuhan penjualan perusahaan yang terus meningkat sepanjang tahun.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis perseroan, penjualan bersih mencapai Rp7,92 triliun pada 2025, meningkat dari Rp6,78 triliun pada 2024. Lonjakan penjualan tersebut turut mendongkrak laba bruto menjadi Rp4,36 triliun, dari sebelumnya Rp3,73 triliun.

Meski demikian, perseroan juga mencatat kenaikan beban penjualan, pemasaran, distribusi, dan operasional yang mencapai Rp2,71 triliun, naik dari Rp2,15 triliun pada tahun sebelumnya. Namun demikian, perusahaan masih mampu mencetak laba usaha sebesar Rp1,65 triliun, meningkat dari Rp1,58 triliun pada 2024.

Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan sebesar Rp346,10 miliar, perusahaan membukukan laba bersih tahun berjalan Rp1,13 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp1,10 triliun diatribusikan kepada pemilik entitas induk, sementara sisanya menjadi bagian kepentingan nonpengendali.

Dari sisi neraca, total aset perusahaan meningkat menjadi Rp7,62 triliun hingga akhir 2025, naik dari Rp6,33 triliun pada 2024. Sementara itu, liabilitas tercatat Rp3,40 triliun, naik dari Rp3,24 triliun, sedangkan total ekuitas melonjak menjadi Rp4,21 triliun dari Rp3,08 triliun pada tahun sebelumnya.

Artikel Terkait

AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%

PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) V atau rights issue dengan nilai maksimal Rp175 miliar.

Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) membukukan rugi bersih sebesar Rp124,25 miliar pada semester I-2026. Hasil tersebut berbalik dari laba bersih Rp793,30 juta yang dicatatkan pada periode yang sama tahun lalu

BEI Beberkan Pipeline Terbaru!

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas penghimpunan dana di pasar modal tetap bergulir hingga akhir Juli 2026. Sepanjang periode tersebut, sebanyak tujuh perusahaan telah melaksanakan penawaran umum

Populer 7 Hari

Berita Terbaru