back to top

Laba Millennium Pharmacon (SDPC) Tergerus 2,2 Persen di Q1-2026

Emitentrust.com – PT Millennium Pharmacon International Tbk (SDPC) pada kuartal I-2026 membukukan laba bersih Rp10,10 miliar, atau tergerus 2,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp10,33 miliar.

Sedangkan pendapatan tercatat Rp1,02 triliun atau tumbuh sekitar 3,9% dari Rp980,19 miliar pada kuartal I-2025.

Meski pendapatan meningkat, tekanan pada profitabilitas terlihat dari penurunan laba kotor menjadi Rp87,63 miliar dari Rp88,57 miliar. Hal ini sejalan dengan kenaikan beban pokok pendapatan yang lebih tinggi secara tahunan.

Dari sisi operasional, laba usaha tercatat Rp28,19 miliar, turun dari Rp31,25 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Namun, perseroan berhasil menekan beban keuangan menjadi Rp15,12 miliar dari Rp17,78 miliar, membantu menjaga kinerja laba agar tidak turun lebih dalam.

Secara neraca, total aset perseroan meningkat menjadi Rp2,02 triliun per Maret 2026, dibandingkan Rp1,96 triliun pada akhir 2025. Liabilitas juga naik menjadi Rp1,69 triliun, sementara ekuitas tercatat Rp325,5 miliar.

Sementara itu, arus kas menunjukkan tekanan likuiditas jangka pendek. Arus kas operasi tercatat negatif Rp60,98 miliar, berbalik dari positif Rp70,29 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, seiring tingginya pembayaran kepada pemasok dan karyawan.

Artikel Terkait

BEI Rilis Daftar 48 Saham Konsentrasi Tinggi (HSC)

PT Bursa Efek Indonesia menambah jumlah emiten yang masuk kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) menjadi 48 saham berdasarkan evaluasi struktur kepemilikan per 30 Juni

SAME Borong 90 Juta Saham JECX Harga Pasar

PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX) menyampaikan bahwa PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) menambah investasi dengan melakukan serangkaian pembelian saham.

TOWR Eksekusi 25,52% Saham BACH, Kepemilikan Naik Jadi 51%

TOWR, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), kepemilikannya, PT Bach Multi Global Tbk (BACH), anak usahanya, PT Global Telekomunikasi Prima (GTP).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru