Emitentrust.com- Emiten milik Prajogo Pangestu PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatat lonjakan laba bersih signifikan sepanjang 2025. Emiten jasa pertambangan ini membukukan laba bersih sebesar US$35,01 juta, melonjak sekitar 197% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar US$9,95 juta.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang diterbitkan Jumat (6/3) disebutkan, peningkatan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan yang mencapai US$886,46 juta pada 2025, naik dari US$690,81 juta pada tahun sebelumnya.
Kenaikan pendapatan turut mendorong laba kotor menjadi US$112,23 juta, meningkat dari US$90,29 juta pada 2024. Sementara itu, laba sebelum pajak tercatat US$39,28 juta, melonjak dari US$7,87 juta pada tahun sebelumnya.
Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar US$28,81 juta, naik signifikan dibandingkan US$9,70 juta pada 2024.
Dari sisi neraca, total aset perseroan meningkat tajam menjadi US$1,58 miliar per 31 Desember 2025, dibandingkan US$867,27 juta pada akhir 2024. Peningkatan ini terutama ditopang oleh kenaikan aset tetap serta aset tak berwujud.
Sementara itu, total liabilitas tercatat sebesar US$1,27 miliar, naik dari US$617,52 juta pada tahun sebelumnya. Adapun total ekuitas perseroan meningkat menjadi US$307,46 juta dari US$249,75 juta pada 2024.
Pada perdagangan hari ini Jumat (6/3) saham PTRO turun 5,65 persen ke level Rp4.930.


