back to top

Mirae Asset Klarifikasi Isu Rp14,5T, Hingga Dana Nasabah

Emutentrust.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri diketahui menggeledah kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia pada Rabu (4/3/2026).

Kunjungan tersebut langsung ramai diberitakan berbagai media online dan memicu spekulasi di kalangan pelaku pasar, terutama setelah muncul angka sekitar Rp14,5 triliun yang disebut-sebut dalam sejumlah laporan.

Namun, manajemen Mirae Asset menegaskan bahwa informasi tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di publik.

Dalam klarifikasinya, perusahaan menegaskan bahwa angka Rp14,5 triliun yang beredar di sejumlah pemberitaan bukan merupakan keuntungan, aset, maupun pendapatan Mirae Asset.

Perseroan menilai penyebutan angka tersebut berpotensi menimbulkan interpretasi yang keliru jika tidak dijelaskan secara utuh.

Mirae Asset juga menegaskan bahwa seluruh aset nasabah tetap aman.

Dana dan efek milik investor tercatat serta tersimpan dalam sistem Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Selain itu, dana serta portofolio investasi nasabah disimpan secara terpisah (segregated account) sesuai dengan ketentuan pasar modal dan berada di bawah pengawasan otoritas terkait.

Di tengah sorotan tersebut, perusahaan memastikan bahwa kegiatan operasional tetap berjalan normal.

Sebagai salah satu perusahaan sekuritas besar di Indonesia, Mirae Asset menyatakan terus memperkuat:

teknologi sistem perdagangan

infrastruktur keamanan

standar perlindungan data dan transaksi Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses investasi nasabah tetap aman dan nyaman.

Perusahaan juga menegaskan tetap menjunjung prinsip transparansi, tata kelola perusahaan yang baik, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi pasar modal.

Manajemen menyatakan menghormati proses yang sedang dilakukan otoritas dan berkomitmen bersikap kooperatif dalam memberikan informasi yang diperlukan.

Direktur Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tomi Taufan, juga mengimbau masyarakat dan investor untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari informasi yang belum terverifikasi.

Nasabah yang membutuhkan informasi resmi dapat menghubungi Customer Care Mirae Asset di 150350 pada pukul 08.00–16.00 WIB.

Mirae Asset menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan investasi yang aman, profesional, dan terpercaya, sekaligus berkontribusi dalam menjaga integritas pasar modal Indonesia.

Di tengah dinamika pemberitaan, perusahaan meminta publik menunggu hasil resmi dari proses yang sedang berlangsung.

Artikel Terkait

PIPA Lapor Free Float 50,07%, Sisanya Dipegang Pengendali Utama

PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) melaporkan struktur kepemilikan saham perseroan per akhir Mei 2026 dengan porsi saham free float tetap terjaga di level 50,07% atau setara 1,715 miliar saham

IHSG Terbang 4,82% dalam Setengah Hari

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan aksi rebound spektakuler pada sesi pertama perdagangan Selasa (9/6/2026). Setelah sehari sebelumnya. IHSG langsung melesat 4,82% atau 257,60 poin ke level 5.599,74 hingga penutupan sesi

TBIG Putuskan Dividen Rp1,06T! 75% Laba 2025, Ini Jadwalnya

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp1,0599 triliun atau sekitar 74% dari laba bersih Perseroan sepanjang tahun 2025.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru