Lautan Luas (LTLS) Pangkas Serapan Capex 2026 Jadi 70%, Ini Alasannya

Lautan Luas (LTLS) Pangkas Serapan Capex 2026 Jadi 70%, Ini Alasannya
Pabrik milik LTLS
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Lautan Luas Tbk (LTLS) memperkirakan realisasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sepanjang 2026 tidak akan mencapai anggaran awal sebesar Rp500 miliar. Hingga semester I 2026, perseroan baru merealisasikan capex sekitar Rp120 miliar.

Direktur Keuangan Lautan Luas Elly M. Tansil mengatakan, dengan mempertimbangkan perkembangan bisnis dan kebutuhan investasi, manajemen memperkirakan penyerapan capex hingga akhir tahun hanya sekitar 70% dari anggaran.

"Diperkirakan capex akan terserap sekitar 70% dari target awal kami yakni Rp500 miliar," ujar Elly dalam acara Public Expose Live 2026, Selasa (8/9/2026).

Dengan asumsi tersebut, total capex yang berpotensi terserap hingga akhir 2026 diperkirakan sekitar Rp350 miliar atau masih terdapat ruang sekitar Rp150 miliar dari anggaran awal.

Fokus ke Food Ingredients

Sebagian besar capex yang telah direalisasikan hingga kuartal II 2026 diarahkan untuk pengembangan fasilitas bahan baku makanan (food ingredients).

Selain ekspansi fasilitas manufaktur, belanja modal LTLS mencakup peremajaan gudang dan mesin produksi serta penambahan kendaraan untuk memperkuat armada logistik.

Perseroan juga menyiapkan investasi pembangunan gedung baru yang akan mendukung pengembangan bisnis bahan pengolahan air (water treatment chemicals).

Elly menegaskan realisasi capex pada semester II tetap akan disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan bisnis dan kondisi perseroan.

Target Pertumbuhan Lebih Moderat

Di sisi operasional, LTLS masih berupaya menjaga pertumbuhan kinerja hingga akhir 2026. Sebelumnya, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 9%, dengan laba diproyeksikan tumbuh lebih dari 2%.

Namun, manajemen melihat kondisi pada semester II 2026 berpotensi lebih moderat dibandingkan ekspektasi awal.

Sejumlah faktor dinilai dapat memengaruhi kinerja perseroan pada paruh kedua tahun ini. Karena itu, manajemen akan menyesuaikan strategi bisnis dengan perkembangan kondisi yang dihadapi.

Meski demikian, LTLS tetap berkomitmen menjaga pertumbuhan kinerja hingga akhir tahun.

"Namun kami berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga pertumbuhan kinerja Perseroan hingga akhir tahun ini," tegas Elly.