Emitentrust.com – PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) berhasil membalikkan kinerja menjadi laba pada semester I-2026 dengan membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,51 miliar. Kinerja tersebut berbalik dari rugi Rp3,24 miliar pada periode yang sama tahun lalu, ditopang oleh lonjakan pendapatan yang hampir dua kali lipat.
Hingga 30 Juni 2026, pendapatan neto perseroan mencapai Rp73,76 miliar, meningkat 90,36% dibandingkan Rp38,75 miliar pada semester I-2025. Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp59,10 miliar dari Rp29,44 miliar.
Meski demikian, laba bruto meningkat signifikan menjadi Rp14,67 miliar, naik sekitar 57,57% dibandingkan Rp9,31 miliar pada semester I-2025. Perbaikan tersebut turut mendorong laba usaha menjadi Rp3,46 miliar, berbalik dari rugi usaha Rp4,64 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Setelah memperhitungkan pendapatan dan beban lain-lain serta pajak, perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp3,05 miliar, berbalik dari rugi sebelum pajak Rp4,05 miliar pada semester I-2025.
Perbaikan kinerja tersebut juga tercermin pada laba per saham dasar yang berbalik menjadi Rp3,51 per saham, dibandingkan rugi per saham sebesar Rp4,52 pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi neraca, total aset LUCK per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp143,85 miliar, turun sekitar 2,41% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp147,40 miliar. Sementara itu, total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp25,27 miliar dari Rp31,46 miliar atau turun sekitar 19,69%, sedangkan total ekuitas meningkat menjadi Rp118,58 miliar dari Rp115,94 miliar pada akhir tahun lalu.
Pada perdagangan hari ini Senin (3/8) saham LUCK naik 2,7 persen ke level Rp113.


