Emitentrust.com – PT MD Entertainment Tbk (FILM) harus menelan pil pahit di sepanjang 2025. Emiten sektor hiburan ini mencatatkan rugi bersih sebesar Rp315,11 miliar, berbalik dari posisi laba Rp22,09 miliar pada tahun sebelumnya.
Sejalan dengan itu, laba per saham (EPS) juga ikut terjun bebas dari positif Rp3,86 menjadi minus Rp24,96 per saham, mencerminkan penurunan drastis kinerja perseroan.
Secara operasional, hingga 31 Desember 2025, pendapatan MD Entertainment mencapai Rp496,41 miliar, naik sekitar 8,9% dibandingkan Rp455,95 miliar pada 2024.
Namun, lonjakan beban menjadi faktor utama yang menekan kinerja. Beban pokok pendapatan melonjak signifikan menjadi Rp352,35 miliar dari Rp181,15 miliar, sementara beban usaha juga meningkat menjadi Rp308,02 miliar.
Akibatnya, perseroan membukukan laba usaha Rp67,83 miliar, berbalik dari rugi usaha Rp163,95 miliar di tahun sebelumnya. Meski sempat menunjukkan perbaikan di level operasional, tekanan dari pos non-operasional menjadi penentu.
Beban lain-lain membengkak hingga Rp105,23 miliar serta adanya provisi pajak Rp83,95 miliar membuat kinerja tergerus, sehingga laba sebelum pajak hanya Rp50,60 miliar.
Dari sisi neraca, total aset MD Entertainment tercatat Rp3,75 triliun, turun dari Rp3,94 triliun. Kas dan setara kas juga menyusut menjadi Rp228,89 miliar dari Rp372,09 miliar.
Sementara itu, total liabilitas meningkat signifikan menjadi Rp1,22 triliun dari Rp561,98 miliar, mencerminkan peningkatan leverage. Di sisi lain, ekuitas turun menjadi Rp2,71 triliun dari Rp3,18 triliun.
Pada perdagangan hari ini Selasa (31/3) saham FILM naik 0.,33 persen ke level Rp3.060.


