back to top

Pakuwon Jati (PWON) Catat Laba Rp2,75T, Naik 13,9% di 2025

Emitentrust.com – PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) sepanjang 2025 mencatat laba bersih sebesar Rp2,75 triliun, naik 13,9% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,42 triliun.

Kenaikan laba tersebut didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang mencapai Rp7,11 triliun, meningkat dari Rp6,67 triliun pada 2024. Seiring itu, laba kotor juga naik menjadi Rp3,94 triliun dari Rp3,77 triliun.

Di sisi operasional, beban penjualan dan administrasi mengalami kenaikan, namun masih mampu diimbangi oleh pendapatan bunga yang cukup besar mencapai Rp603,33 miliar serta tambahan keuntungan dari instrumen keuangan dan tender offer obligasi.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp2,81 triliun, meningkat dari Rp2,45 triliun pada tahun sebelumnya. Setelah dikurangi pajak, laba bersih tahun berjalan mencapai Rp2,75 triliun.

Dari sisi neraca, total aset perseroan meningkat menjadi Rp36,46 triliun per akhir 2025, dibandingkan Rp35,37 triliun pada 2024. Sementara itu, total liabilitas turun menjadi Rp9,84 triliun dari Rp10,63 triliun, mencerminkan perbaikan struktur keuangan.

Ekuitas juga tumbuh menjadi Rp26,62 triliun dari Rp24,74 triliun, didorong oleh akumulasi laba ditahan yang meningkat.

Namun demikian, kas dan setara kas mengalami penurunan cukup dalam menjadi Rp5,18 triliun dari Rp9,15 triliun, seiring tingginya aktivitas investasi dan pembayaran dividen selama tahun berjalan.

Artikel Terkait

BTN Salurkan Kredit Program Perumahan Hampir Rp3T Hingga Mei 2026

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat perannya dalam ekosistem perumahan nasional melalui akselerasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) dari sisi pasokan (supply)

CPIN Gelontorkan Dividen Rp2,95T, Cum Date 2 Juni 2026

Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp2,95 triliun. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Harga Emas Antam Kamis ini Naik Rp35.000 per Gram

Harga emas Aneka Tambang pada Kamis ini naik Rp35.000 per gram sementara itu harga buyback naik Rp35.000 per gram.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru