back to top

Melonjak 115%, Bank Jago (ARTO) Cetak Laba Rp276M di 2025

Emitentrust.com – PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatat lonjakan kinerja pada 2025. Bank digital ini membukukan laba bersih Rp276,23 miliar, melonjak sekitar 115% dibandingkan tahun sebelumnya Rp128,52 miliar.

Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan bunga dan ekspansi kredit yang agresif sepanjang tahun.

Berdasarkan laporan keuangan ARTO yang diterbitkan Rabu (11/3) disebutkan, pendapatan bunga melesat menjadi Rp3,27 triliun pada 2025 dari Rp1,94 triliun pada 2024. Sementara pendapatan syariah juga meningkat menjadi Rp136,23 miliar.

Di sisi lain, beban bunga meningkat menjadi Rp936,73 miliar. Namun demikian, pendapatan bunga dan syariah bersih tetap naik signifikan menjadi Rp2,47 triliun dari Rp1,55 triliun pada tahun sebelumnya.

Total kredit dan pembiayaan syariah perseroan mencapai Rp24,35 triliun pada 2025, naik tajam dari Rp17,70 triliun pada 2024.

Setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai, kredit bersih Bank Jago tercatat Rp23,79 triliun.

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga juga menunjukkan peningkatan yang solid.

Tabungan nasabah melonjak menjadi Rp7,97 triliun dari Rp4,86 triliun, sedangkan deposito berjangka naik menjadi Rp12,75 triliun dari Rp8,64 triliun.

Seiring ekspansi bisnis tersebut, total aset Bank Jago ikut terdongkrak signifikan.

Hingga akhir 2025, aset perseroan mencapai Rp36,51 triliun, naik dari Rp28,54 triliun pada 2024.

Sementara itu, ekuitas perseroan meningkat menjadi Rp8,83 triliun dari sebelumnya Rp8,52 triliun.

Dari sisi operasional, Bank Jago mencatat laba operasional Rp351,36 miliar, hampir dua kali lipat dibandingkan Rp180,61 miliar pada 2024.

Meski demikian, bank digital ini masih menghadapi peningkatan biaya pencadangan kredit. Beban penyisihan kerugian penurunan nilai tercatat Rp870,17 miliar, naik dari Rp304,03 miliar pada tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, laba per saham dasar Bank Jago meningkat menjadi Rp19,93 dari Rp9,27 pada 2024.

Artikel Terkait

Laba SPRE Anjlok di Kuartal I, Tersisa Rp516 Juta

Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) membukukan laba bersih sebesar Rp207,63 juta pada kuartal I-2026, anjlok sekitar 59,8% secara tahunan (YoY) dibandingkan laba bersih Rp516,01 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Emiten Hapsoro (SINI) Beber Rights Issue Buat Akuisisi Entitas PTRO

PT Singaraja Putra Tbk (SINI) emiten milik Hapsoro memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia terkait rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD)

Hillcon (HILL) Ungkap Gugatan PKPU Anak Usaha Dicabut!

PT Hillcon Tbk (HILL) menyampaikan terkait perkembangan perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang melibatkan entitas anaknya, PT Hillconjaya Sakti.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru