back to top

TPIA Sulap Sampah Plastik Jadi Aspal Jalan di PLTU Jawa

Emitentrust.com – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) kembali mendorong inovasi ekonomi sirkular melalui produk cacahan plastik CIRCLO yang dimanfaatkan sebagai campuran aspal plastik dalam pembangunan jalan di area operasional PT Indo Raya Tenaga.

Material tersebut digunakan dalam pembangunan jalan sepanjang beberapa ratus meter di kawasan pengelola PLTU Jawa 9 & 10. Penggunaan CIRCLO dalam proyek ini setara dengan pengelolaan sekitar 3.200 kilogram sampah plastik yang sebelumnya berasal dari tempat pembuangan akhir (TPA).

CIRCLO sendiri merupakan material cacahan plastik yang dirancang khusus untuk campuran aspal plastik dan telah dipasarkan secara komersial sejak 2025. Produk ini diproduksi oleh mitra industri daur ulang yang bekerja sama dengan PT Chandra Trading Nusantara, anak usaha Chandra Asri yang memegang lisensi sekaligus menjalankan aktivitas komersial CIRCLO.

Managing Director Proyek Indo Raya Tenaga, Steve Adrianto, menyatakan pemanfaatan aspal plastik menjadi langkah nyata perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan infrastruktur operasional. Selain membantu mengurangi sampah plastik, material ini juga memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan bahan daur ulang.

Dari sisi teknis, penggunaan plastik pada campuran aspal juga memiliki keunggulan. Riset Kementerian Pekerjaan Umum pada 2017 menunjukkan bahwa aspal plastik mampu meningkatkan stabilitas dan ketahanan struktur jalan serta memiliki umur layanan yang lebih panjang dibandingkan aspal konvensional.

Direktur Legal, Hubungan Eksternal & Ekonomi Sirkular Chandra Asri Group, Edi Rivai, mengatakan kolaborasi ini menunjukkan bagaimana solusi ekonomi sirkular dapat diterapkan secara nyata di sektor industri. Selain itu, proses produksi CIRCLO juga melibatkan komunitas lokal dan sektor informal dalam rantai pengumpulan serta pengolahan sampah plastik, sehingga membuka peluang ekonomi baru.

Ke depan, CIRCLO diharapkan dapat diadopsi lebih luas oleh berbagai sektor industri untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan sekaligus membantu mengurangi beban sampah plastik.

Artikel Terkait

AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%

PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) V atau rights issue dengan nilai maksimal Rp175 miliar.

Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) membukukan rugi bersih sebesar Rp124,25 miliar pada semester I-2026. Hasil tersebut berbalik dari laba bersih Rp793,30 juta yang dicatatkan pada periode yang sama tahun lalu

BEI Beberkan Pipeline Terbaru!

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas penghimpunan dana di pasar modal tetap bergulir hingga akhir Juli 2026. Sepanjang periode tersebut, sebanyak tujuh perusahaan telah melaksanakan penawaran umum

Populer 7 Hari

Berita Terbaru