back to top

Sinar Mas Multiartha (SMMA) Suntik Simas Bank S.A, Kepemilikan Naik Jadi 60% Saham

Emitentrust.com – PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) melakukan penyertaan modal senilai US$2,4 juta atau sekitar Rp39 miliar (asumsi kurs Rp16.300 per dolar AS) ke Simas Bank, S.A. yang berkedudukan di Dili, Timor Leste. Transaksi tersebut efektif dilaksanakan pada 24 Juli 2026.

Dalam keterangannya Manajemen SMMA pada Jumat (24/7), menyatakan investasi tersebut membuat SMMA menguasai 60% saham Simas Bank, S.A. Sementara sisanya dimiliki oleh Sinar Mas Insurance, S.A. sebesar 25%, Sinar Mas Life Insurance, S.A. sebesar 10%, dan SMG Management Limited sebesar 5%.

Perseroan menjelaskan nilai transaksi tersebut tidak melebihi 20% dari ekuitas SMMA sehingga tidak termasuk kategori transaksi material berdasarkan ketentuan pasar modal.

SMMA juga menegaskan bahwa setelah transaksi tersebut, Perseroan menjadi pengendali Simas Bank, S.A. Selain itu, penyertaan modal tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi maupun transaksi benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam regulasi Otoritas Jasa Keuangan.

Artikel Terkait

ASMI Siapkan Buyback Saham Rp17,92 Miliar

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan menyiapkan dana maksimal Rp17,92 miliar, termasuk biaya perantara

OJK Panggil Kredivo dan KreditFazz, Selidiki Dugaan Pelanggaran Debt Collector

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Kredivo Finance Indonesia (Kredivo) dan PT KreditFazz Digital Indonesia (KrediFazz) pada Kamis (23/7/2026) menyusul informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan tindakan tidak patut petugas penagihan (debt collector) terhadap seorang konsumen di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Disorot BEI, Saham Terbang Ratusan Persen Ini Masih Ngegas di Sesi I

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pergerakan harga saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) setelah mengalami kenaikan yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru