back to top

Aksi Beruntun Direktur SMRA, Angkut 20,4 Juta Saham di Pasar

Emitentrust.com – Direktur PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), Liliawati Rahardjo, menambah kepemilikan saham perseroan sebanyak 20.409.000 saham melalui serangkaian transaksi pembelian pada 21-23 Juli 2026.

Berdasarkan harga transaksi yang dilaporkan, nilai akumulasi pembelian saham tersebut mencapai sekitar Rp6,75 miliar.

Dalam laporan kepemilikan saham pada Senin (27/7) disebutkan bahwa kepemilikan Liliawati Rahardjo meningkat dari 983.714.436 saham atau 5,96% menjadi 1.004.123.436 saham atau 6,08% dari total saham dengan hak suara.

Penambahan kepemilikan dilakukan melalui transaksi tidak langsung dengan tujuan investasi. Rinciannya meliputi pembelian 6.909.000 saham pada 21 Juli 2026 dengan harga Rp318 per saham senilai sekitar Rp2,20 miliar, kemudian 4.000.000 saham pada 22 Juli 2026 di harga Rp328 per saham senilai Rp1,31 miliar, serta 9.500.000 saham pada 23 Juli 2026 di harga Rp341 per saham dengan nilai sekitar Rp3,24 miliar.

Secara keseluruhan, akumulasi pembelian mencapai 20.409.000 saham dengan estimasi nilai transaksi sekitar Rp6.748.562.000. Dalam laporannya, Liliawati Rahardjo menyatakan bahwa dirinya bukan merupakan pengendali perseroan.

Pada perdagangan ini Senin (27/7), saham SMRA turun 4,19 persen ke level Rp320 per saham.

Artikel Terkait

Mulia Industrindo (MLIA) Berbalik Rugi Rp158M di Semester I-2026

PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) membukukan rugi bersih sebesar Rp158,70 miliar pada semester I-2026, berbalik dari laba bersih Rp29,08 miliar pada periode yang sama tahun lalu

IHSG Terkoreksi ke 6.173 di Sesi I, Mayoritas Sektor Memerah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan sesi I, Senin (27/7/2026). IHSG turun 22,495 poin atau 0,36% ke level 6.173,935 setelah bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan pagi.

MKNT Siapkan Aksi Korporasi Jumbo, Pengendali Baru Bakal Kuasai 80,04%

PT Mitra Telekomunikasi Nusantara Tbk (MKNT) menyiapkan rangkaian aksi korporasi berskala besar yang mencakup akuisisi perusahaan, restrukturisasi utang, hingga penguatan struktur

Populer 7 Hari

Berita Terbaru