back to top

Panca Global (PEGE) Boncos! Rugi Bengkak 3,46 Persen di 2025

Emitentrust.com – Emiten jasa keuangan PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) sepanjang 2025 mencatatkan rugi bersih sebesar Rp35,44 miliar, meningkat sekitar 3,46% dibandingkan rugi tahun 2024 yang sebesar Rp34,25 miliar.

Sejalan dengan itu, rugi per saham (EPS) tercatat membaik tipis menjadi Rp12,09 per saham, dari sebelumnya Rp12,51 per saham, atau mengalami perbaikan sekitar 3,36%. Namun demikian, posisi EPS masih berada di zona negatif, mencerminkan tekanan kinerja yang belum mereda.

Secara operasional, PEGE sebenarnya sempat mencatatkan laba usaha Rp6,78 miliar, berbalik dari rugi usaha Rp39,36 miliar pada 2024. Namun, tekanan besar datang dari pos beban lain-lain yang membengkak hingga Rp56,18 miliar, yang akhirnya menyeret kinerja ke zona merah.

Pendapatan usaha pun berbalik arah menjadi Rp19,28 miliar, setelah pada tahun sebelumnya tercatat negatif Rp24,02 miliar menandakan adanya perbaikan aktivitas bisnis inti, meski belum cukup kuat menopang bottom line.

Di sisi neraca, total aset PEGE naik menjadi Rp207,16 miliar dari Rp189,36 miliar. Namun, ekuitas justru turun tajam menjadi Rp178,53 miliar, tergerus akumulasi rugi yang makin dalam, terutama pada saldo laba yang kini defisit Rp145,17 miliar.

Arus kas juga masih menunjukkan tekanan. Kas dan setara kas turun signifikan menjadi Rp49,45 miliar, dari sebelumnya Rp68,01 miliar, seiring arus kas operasi yang masih negatif.

Pada perdagangan hari ini Senin (30/3) saham PEGE turun 6,25 persen ke level Rp135. Dalam sepekan terakhir anjlok 14 persen dari harga Rp157. Dalam sebulan ambles 27 persen dari harga Rp185.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru