back to top

Pendapatan ICON Naik, Rugi Susut 70% di Kuartal I-2026

Emitentrust.com – PT Island Concept Indonesia Tbk (ICON) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sekaligus berhasil menekan rugi bersih pada kuartal I-2026.

Berdasarkan laporan keuangan Perseroan per 31 Maret 2026, pendapatan bersih ICON tercatat sebesar Rp59,03 miliar atau naik 8,67% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp54,32 miliar.

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, laba bruto Perseroan juga meningkat menjadi Rp5,36 miliar dari sebelumnya Rp4,64 miliar pada kuartal I-2025.

Meski beban usaha naik tipis menjadi Rp5,46 miliar dari Rp5,44 miliar, ICON berhasil memangkas rugi usaha secara signifikan menjadi Rp98,86 juta dibandingkan rugi usaha Rp795,18 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Perseroan juga mencatat pendapatan lain-lain bersih sebesar Rp102,39 juta, meski turun dibandingkan Rp187,62 juta tahun sebelumnya. Dengan demikian, ICON membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp3,52 juta setelah pada kuartal I-2025 masih mencatat rugi sebelum pajak Rp607,55 juta.

Sementara itu, rugi tahun berjalan berhasil ditekan menjadi Rp196,63 juta atau turun 70,73% dibandingkan rugi tahun berjalan Rp671,89 juta pada periode yang sama tahun lalu. Rugi per saham juga membaik menjadi Rp0,16 dari sebelumnya Rp0,59 per saham.

Dari sisi neraca, total liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp144,75 miliar hingga 31 Maret 2026, naik tipis dibanding posisi akhir 2025 sebesar Rp144,46 miliar.

Adapun total aset ICON tercatat sebesar Rp368,47 miliar hingga akhir Maret 2026, meningkat tipis dari posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp368,37 miliar.

PT Island Concept Indonesia Tbk adalah perusahaan publik Indonesia yang bergerak di bidang perhotelan, properti, dan jasa manajemen resor. Perusahaan ini dikenal melalui merek Jeeva Resorts, yang mengelola beberapa properti mewah di destinasi wisata utama Indonesia seperti Lombok dan Bali.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Nyaris Jebol Level 6.000, Seluruh Sektor Kompak Merah!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok tajam pada akhir perdagangan Kamis (21/5/2026). IHSG merosot 223,55 poin atau 3,54% ke level 6.094,94 setelah sepanjang hari bergerak fluktuatif.

INET Tebar Dividen Mini, Hanya 3,65% dari Laba 2025, Ini Jadwalnya

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan nilai yang relatif kecil, yakni hanya sebesar Rp894,96 juta atau setara 3,65%

Saham EPAC Diserok Investor Baru 225,4 Juta Lembar Harga Murah, Ada Apa?

PT Triple Berkah Bersama melakukan pembelian saham PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) pada 18 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru