back to top

Pengendali Baru Pinago Utama (PNGO) Mulai Gelar Tender Offer Harga Rp3.584 per Lembar

Emitentrust.com – AEP Nusantara Holdings Limited selaku pengendali baru PT Pinago Utama Tbk. (PNGO) resmi menggelar Penawaran Tender Wajib sebanyak 13.585.100 saham atau sekitar 1,74% dari seluruh saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan dengan harga Rp3.584 per saham.

Dalam pengumuman hari ini Kamis (16/7) Tender wajib tersebut ditujukan kepada pemegang saham publik PNGO sesuai ketentuan POJK Nomor 9/POJK.04/2018. AEP Nusantara Holdings Limited selaku pengendali baru menyatakan telah memiliki dana yang cukup untuk menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran atas saham yang ditawarkan dalam aksi korporasi tersebut.

Periode penawaran tender wajib akan berlangsung selama 30 hari kalender, dimulai pada 16 Juli 2026 pukul 09.00 WIB dan berakhir pada 14 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB.

Pemegang saham publik yang ingin mengikuti tender wajib harus telah memiliki rekening efek pada perusahaan efek atau bank kustodian yang terdaftar di KSEI sebelum tanggal penutupan. Sementara itu, pemegang saham yang masih memegang saham dalam bentuk warkat diwajibkan terlebih dahulu mengonversi sahamnya menjadi scripless paling lambat empat hari kerja sebelum penutupan periode tender.

Melalui aksi korporasi ini, AEP Nusantara Holdings Limited membuka kesempatan bagi pemegang saham publik PNGO untuk melepas sahamnya dengan harga Rp3.584 per saham selama masa penawaran berlangsung.

Pada perdagangan hari ini Kamis (16/7) saham PNGO naik 0,57 persen ke level Rp3.500.

Sebagai informasi Saham PNGO terkena kewajiban tender offer (penawaran tender wajib) karena terjadi pergantian pengendali utama. Perusahaan asal Hong Kong, AEP Nusantara Holdings Ltd., telah resmi mengakuisisi 98,26% saham PT Pinago Utama Tbk (PNGO).

Sebagai informasi, Perusahaan asal Hong Kong, AEP Nusantara Holdings Ltd mengakuisisi 98,26 persen saham PT Pinago Utama Tbk (PNGO) atau bernilai total Rp2,8 triliun. Total saham yang dialihkan kepada pengendali baru PNGO tersebut adalah sebanyak 767.664.900 saham

Dalam keterbukaan informasi, Selasa (5/5/2026) akuisisi tersebut dilakukan melalui dua perjanjian jual beli saham yang ditandatangani pada 4 Mei 2026.

Rinciannya, AEP Nusantara Holdings mengambil alih 75,5 persen saham dari para pemegang saham eksisting serta 22,76 persen saham milik Wilson Sutantio.

Artikel Terkait

FITT Catat Perbaikan Rugi Meski Revenue Turun 10,56% di Kuartal I

PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,44 miliar pada kuartal I-2026, membaik 9,18% dibandingkan rugi bersih Rp2,69 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Tower Bersama (TBIG) Minta Restu Masuk Bisnis Network Access Point

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) mengumumkan rencana perubahan kegiatan usaha salah satu entitas anaknya, PT Tower Bersama (TB), dengan menambah lini bisnis Aktivitas Jasa Gerbang Akses Internet (Network Access Point/NAP)

IHSG Sesi I Hijau! MLPT Ngegas ARA Jelang Stock Split

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan sesi I, Kamis (16/7/2026). IHSG menguat 22,49 poin atau 0,37% ke level 6.064,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru