back to top

Pengendali RMKO Lepas Puluhan Juta Lembar Saat Harga Melambung

Emitentrust.com- Pemegang saham pengendali PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), RMK Investama, tercatat melepas sebagian kepemilikan sahamnya di emiten jasa kontraktor tambang tersebut.

Berdasarkan laporan kepemilikan, RMK Investama menjual sebanyak 60 juta saham RMKO pada 2 Januari 2026 dengan harga Rp250 per saham. Transaksi dilakukan secara tidak langsung dan bertujuan untuk merealisasikan keuntungan atas kenaikan harga saham, sekaligus meningkatkan porsi kepemilikan publik.

Pasca transaksi tersebut, kepemilikan saham RMK Investama di RMKO turun dari sebelumnya 999,98 juta saham atau setara 79,998% hak suara, menjadi 939,98 juta saham atau sekitar 75,198% hak suara.

Sebagai informasi Saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) masih dihentikan sementara perdagangannya alias suspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi lonjakan harga yang tak wajar.

Saham emiten yang bergerak di bidang jasa pertambangan (RMKO) ini telah disuspensi sejak 2 Januari 2026 pada harga Rp464.

Bursa menyampaikan bahwa pembukaan suspensi sampai dengan pengumuman bursa lebih lanjut.

RMKO Dalam sepekan naik 23 persen dari harga Rp376 pada 22 Desember 2025. Dalam sebulan terbang 93 persen dari harga Rp240 pada 8 Desember 2025. Dalam enam bulan terbang 373 persen dari harga Rp98 pada 30 Juli 2025.

Artikel Terkait

Emiten Hapsoro (SINI) Rights Issue Rp3,6T, PTRO Ikut Jadi Standby Buyer

PT Singaraja Putra Tbk (SINI) berencana menghimpun dana hingga Rp3,61 triliun melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue.

CBRE Tunggu Lampu Hijau OJK

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) memastikan rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue tetap berjalan sesuai jadwal dan kini memasuki tahap penelaahan dokumen oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

TRIN Raup Rp1,57M, Lepas 2,6 Juta Saham Treasuri di Pasar

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) melaporkan pelaksanaan pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) yang dilakukan pada 25 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru