back to top

Pengendali SMRA Borong Saham di Pasar Rp9,54M

Emitentrust.com – Emiten properti PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menyampaikan bahwa Semarop Agung selaku pengendali tercatat menambah kepemilikan sepanjang Maret hingga awal April 2026 dengan nilai transaksi yang tidak kecil.

Berdasarkan laporan kepemilkan yang disampaikan ke BEI pada 8 April 2026, diebutkan bahwa Semarop melakukan pembelian saham secara bertahap melalui skema kepemilikan tidak langsung. Total saham yang diakumulasi mencapai sekitar 27,95 juta lembar.

Harga pembelian saham bervariasi di kisaran Rp324 hingga Rp369 per saham, total dana yang digelontorkan diperkirakan mencapai sekitar Rp9,54 miliar.

Aksi borong ini mendongkrak kepemilikan Semarop dari sebelumnya 5,91 miliar saham (35,83%) menjadi 5,94 miliar saham (36,00%).

Menariknya, pembelian dilakukan hampir setiap hari bursa dalam periode 2 Maret hingga 7 April 2026, dengan pola harga yang cenderung menurun.

Pada perdagangan hari ini Rabu (8/4) saham SMRA naik 3,73 persen ke level Rp334.

Artikel Terkait

Kinerja Moncer 2025, Saham BBCA Diprediksi Ngebut

Analis pasar modal memproyeksikan bahwa saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan kembali menguat setelah mengalami penurunan cukup signifikan sejak awal tahun 2026.

Dapat Restu Right Issue, Saham RMKO Melejit ARA

Emiten jasa pertambangan, PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini Rabu (8/4).

Publik Kuasai 66%, Siapa Tan Heng Lok Penerima Manfaat Akhir MKNT?

Porsi saham publik (free float) PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk melonjak dominan hingga 66,11%, menjadikannya salah satu emiten dengan distribusi saham paling luas di pasar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru