back to top

Penjualan Tertekan! Laba RALS Susut Jadi Rp265M di 2025

Emitentrust.com – PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) sepanjang 2025 membukukan laba bersih Rp265,29 miliar atau turun sekitar 15,5% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp314,06 miliar.

Dalam laporan keuangan yang diterbitkan Jumat (27/3) disebutkan bahwa penurunan laba ini sejalan dengan melemahnya pendapatan. Hingga 31 Desember 2025, total pendapatan RALS tercatat sebesar Rp2,36 triliun, turun dari Rp2,76 triliun pada periode yang sama tahun 2024.

Secara operasional, laba bruto ikut terkoreksi menjadi Rp1,24 triliun dari sebelumnya Rp1,39 triliun. Laba usaha juga menyusut ke level Rp195,58 miliar, dibandingkan Rp255,46 miliar pada tahun sebelumnya.

Meski demikian, perseroan masih mencatat tambahan dari pendapatan keuangan sebesar Rp118,78 miliar, namun belum mampu menahan penurunan kinerja secara keseluruhan.

Di sisi neraca, total aset RALS tercatat sebesar Rp4,77 triliun per akhir 2025, turun tipis dari Rp4,96 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara itu, total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp1,27 triliun dari Rp1,38 triliun.

Ekuitas perseroan juga mengalami penurunan menjadi Rp3,49 triliun, seiring dengan pembagian dividen dan penurunan laba tahun berjalan.

Artikel Terkait

Komut Mundur! PYFA Akan Gelar RUPS Susun Pengurus Baru

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengumumkan pengunduran diri Robby Yulianto dari jabatan Komisaris Utama Perseroan. Pengunduran diri tersebut efektif sejak surat pengunduran dirinya diterima Perseroan pada 20 Mei 2026.

CBRE Putuskan Tak Bagi Dividen, Rights Issue Jumbo Disetujui

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Mei 2026.

BEI Tetapkan Harga Teoretis WINS Jadi Rp525 Usai Dividen Saham

Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan harga teoretis saham PT Wintermar Offshore Marine Tbk sebesar Rp525 per saham setelah Perseroan melaksanakan aksi korporasi pembagian dividen saham dengan rasio 71:1.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru