back to top

PGN (PGAS) Cetak Laba Melejit! Tapi Pendapatan Drop di Kuartal I-2026

Emitentrust.com – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) mencatat laba bersih sebesar US$121,84 juta pada kuartal I-2026, melonjak 35,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$90,19 juta.

Namun di sisi lain, pendapatan perseroan justru turun 3,8% menjadi US$929,56 juta dari sebelumnya US$966,56 juta pada kuartal I-2025.

Kendati top line melemah, PGAS berhasil menjaga profitabilitas. Hal ini tercermin dari laba operasi yang naik 11,1% menjadi US$117,64 juta dari US$105,87 juta. Sementara itu, laba sebelum pajak melonjak 29,2% menjadi US$136,27 juta.

Dari sisi margin, kinerja PGAS menunjukkan perbaikan. Laba bruto naik 12,3% menjadi US$157,97 juta, didorong oleh penurunan beban pokok pendapatan sebesar 6,6% menjadi US$771,59 juta.

Kontributor lain datang dari:Bagian laba ventura bersama naik 14,3% menjadi US$22,49 juta Beban keuangan turun 25,7%, membantu menopang laba dan Rugi selisih kurs menyusut tajam dari US$20,05 juta menjadi hanya US$1,62 juta.

Secara keseluruhan, efisiensi biaya dan perbaikan kurs menjadi faktor utama pendorong lonjakan laba bersih di tengah penurunan pendapatan.

Dari sisi neraca, total aset PGAS tercatat US$6,20 miliar, relatif stabil dibandingkan akhir 2025. Sementara itu, total liabilitas turun sekitar 5,7% menjadi US$2,47 miliar, mencerminkan perbaikan struktur keuangan.

Ekuitas perseroan juga meningkat menjadi US$3,73 miliar, seiring pertumbuhan laba ditahan.

Di sisi kas, arus kas operasi tercatat US$86,88 juta, turun dibandingkan tahun lalu, namun tetap menunjukkan kemampuan perseroan dalam menghasilkan kas dari aktivitas utama.

Artikel Terkait

BELL Sepakat Bagi Dividen! Siapkan Ekspansi Rp21M di 2026

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp10 miliar kepada pemegang saham dari hasil kinerja tahun buku 2025.

IHSG Anjlok 3,38%, Semua Sektor Tumbang di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (24/4/2026), dengan pelemahan tajam. IHSG anjlok 249,12 poin atau 3,38% ke level 7.129,49,

MEJA Gagal Gelar RUPSLB, Rights Issue Rp1,6T Tak Kourum

PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) menyampaikan bahwa pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 24 April 2026 tidak dapat dilaksanakan karena tidak memenuhi kuorum kehadiran.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru