back to top

Bos AKPI Lepas Saham Lagi Harga Pasar, Ada Tujuan?

Emitentrust.com – PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) menyampaikan bahwa Henry Liem selaku pengendali dan Komisaris melakukan transaksi penjualan saham pada 11–12 Juni 2026 dengan total nilai mencapai sekitar Rp165,1 juta.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan pada 15 Juni 2026 disebutkan bahwa Henry Liem menjual total 350.000 saham AKPI melalui dua transaksi di pasar.

Transaksi pertama dilakukan pada 11 Juni 2026 sebanyak 200.000 saham dengan harga Rp470 per saham, sehingga nilai transaksi mencapai Rp94 juta.

Selanjutnya pada 12 Juni 2026, Henry Liem kembali melepas 150.000 saham pada harga Rp474 per saham dengan nilai transaksi sekitar Rp71,1 juta.

Dengan demikian, total dana hasil penjualan saham tersebut mencapai sekitar Rp165,1 juta.

Pasca transaksi, kepemilikan saham Henry Liem di AKPI berkurang dari 13.277.659 saham atau setara 2,1687% menjadi 12.927.659 saham atau 2,1115% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Pada perdagangan hari ini Senin (15/6) saham AKPI turun 4,9 persen ke level Rp480.

Dalam laporan tersebut, tujuan transaksi disebutkan sebagai penjualan saham. Henry Liem juga tercatat sebagai pemegang saham pengendali. Namun, dalam dokumen yang disampaikan kepada regulator disebutkan bahwa pihaknya tidak akan mempertahankan status pengendalian setelah transaksi yang dilaporkan.

Artikel Terkait

Pakuwon Jati (PWON) Jadwalkan Dividen Tunai Rp626M, Cum 22 Juni

Pakuwon Jati Tbk (PWON) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026.

MORA Targetkan 5 Juta Homepass Baru Usai Merger

PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic atau IDX:MORA) menyiapkan langkah ekspansi agresif sepanjang 2026 dengan memperluas ekosistem infrastruktur digital nasional. Setelah resmi menyelesaikan penggabungan usaha, perusahaan

Rugi Hampir Rp23M, FLMC Putuskan Nihil Dividen

PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 setelah Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp22,96 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru