back to top

IHSG Anjlok 3,38%, Semua Sektor Tumbang di Akhir Pekan

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (24/4/2026), dengan pelemahan tajam. IHSG anjlok 249,12 poin atau 3,38% ke level 7.129,49, menandai tekanan jual besar yang melanda pasar sepanjang hari.

Sejak awal perdagangan, IHSG sudah bergerak di zona merah. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di 7.386 sebelum akhirnya terperosok hingga level terendah di 7.115, mencerminkan volatilitas tinggi dan dominasi aksi jual.

Seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia kompak mengalami penurunan, yaitu IDXENERGY turun -4,22%, IDXBASIC -2,76%, IDXINDUST -3,47%, IDXCYCLIC -4,27%, IDXNONCYC -3,08%, IDXHEALTH -1,52%, IDXFINANCE -2,27%, IDXPROPERT -3,89%, IDXTECHNO -2,63%, IDXINFRA -4,08%, dan IDXTRANS -3,31%.

Dari sisi pergerakan saham, tekanan jual sangat dominan. Sebanyak 1.094 saham ditutup melemah, jauh melampaui hanya 125 saham yang menguat, sementara 129 saham stagnan. Nilai transaksi pun tercatat tinggi mencapai Rp23,6 triliun.

Di tengah tekanan pasar, beberapa saham masih mencatatkan kenaikan, seperti PKPK yang naik Rp280 menjadi Rp3.350 per saham. SMMT dan MBSS juga masing-masing menguat Rp250 ke level Rp2.170 per saham.

Sebaliknya, tekanan jual menghantam sejumlah saham papan atas. MLPT turun Rp1.775 menjadi Rp23.500 per saham, SINI melemah Rp1.625 ke Rp14.675, serta ARKO terkoreksi Rp725 ke Rp9.900 per saham.

Dari sisi aktivitas perdagangan, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang teraktif dengan frekuensi 133.369 kali transaksi senilai Rp2,67 triliun. Disusul PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan 100.353 kali transaksi senilai Rp1,3 triliun, serta KOTA yang diperdagangkan 85.462 kali senilai Rp243 miliar.

Pada jajaran top gainers, saham PSDN melonjak 34,45% ke level 199. BNBA menguat 24,46% ke 865, BRNA naik 24,40% ke 790, CTTH melonjak 23,84% ke 161, serta SMMT menguat 12,50% ke level 2.160.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top losers mencatatkan penurunan signifikan. SKBM terkoreksi 15,00% ke 680, AMIN turun 15,00% ke 204, LPPF melemah 14,94% ke 1.650, KRYA turun 14,94% ke 74, dan HOPE terkoreksi 14,92% ke 228.

Artikel Terkait

MEJA Gagal Gelar RUPSLB, Rights Issue Rp1,6T Tak Kourum

PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) menyampaikan bahwa pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 24 April 2026 tidak dapat dilaksanakan karena tidak memenuhi kuorum kehadiran.

Komisaris Pakuwon Jati (PWON) Irene Tedja Mundur!

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menyampaikan bahwa Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari salah satu anggota Dewan Komisaris, Irene Tedja.

Laba KING Ambles 51%, Pendapatan Anjlok 43% di Kuartal I-2026

Emitentrust.com - PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) mencatatkan penurunan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru