back to top

RAJA Siapkan Dana Jumbo Rp250 Miliar untuk Buyback Saham

EmTrust – Emiten penyedia layanan energi terintegrasi, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), secara resmi mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai fantastis mencapai Rp250 miliar. Langkah strategis ini diambil guna menjaga kinerja dan stabilitas harga saham Perseroan di tengah kondisi pasar modal yang sedang mengalami fluktuasi signifikan.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Rabu (28/1/2026), Perseroan menjadwalkan periode pelaksanaan buyback selama tiga bulan, terhitung mulai 29 Januari 2026 hingga 28 April 2026. Menariknya, sesuai dengan POJK No. 13/2023, RAJA dapat melakukan aksi korporasi ini tanpa memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

“Jumlah nilai seluruh buyback diperkirakan sebanyak-banyaknya sebesar Rp250.000.000.000,” tulis manajemen RAJA dalam dokumen resminya. Dana tersebut akan mencakup seluruh biaya transaksi, termasuk komisi perantara pedagang efek dan biaya lainnya yang terkait.

Manajemen menegaskan bahwa sumber dana untuk aksi borong saham ini sepenuhnya berasal dari kas internal perusahaan. Perseroan memastikan telah menyisihkan dana lebih yang tidak akan mengganggu operasional rutin maupun kewajiban keuangan lainnya. Adapun jumlah saham yang akan dibeli kembali dibatasi maksimal sebesar 20% dari modal disetor.

Aksi buyback ini akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dengan tetap memperhatikan kondisi likuiditas serta permodalan perusahaan. Nantinya, saham yang telah dibeli kembali akan dibukukan sebagai saham tresuri (treasury stocks).

Artikel Terkait

Bank Raya (AGRO) Permudah Kurban Lewat Aplikasi Raya, Ada Cashback!

Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, Bank Raya terus mendorong minat masyarakat dalam bertransaksi digital secara mudah dan praktis dengan menghadirkan beragam program promo menarik melalui Aplikasi Raya,

BEI Layangkan Surat ke Manajemen INET, Terkait Ini!

Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan surat kepada PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) untuk meminta klarifikasi terkait volatilitas transaksi dan harga sahamnya.

IHSG Ditutup Anjlok 1,2%! BRPT dan CUAN Malah Ngegas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan sesi II, Selasa (26/5/2026). IHSG anjlok 76,159 poin atau 1,227% ke level 6.130,190.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru