back to top

Merdeka Gold (EMAS) Jajaki Potensi Melantai di Bursa Hong Kong, Masih Tahap Awal?

EmTrust – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) secara resmi memberikan klarifikasi terkait pemberitaan media massa mengenai kabar rencana perusahaan untuk melakukan pencatatan saham ganda (dual listing) di bursa Hong Kong. Penjelasan ini disampaikan sebagai respons atas permintaan klarifikasi yang dilayangkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 23 Januari 2026 lalu.

Dalam keterangan resminya, Sekretaris Perusahaan PT Merdeka Gold Resources Tbk, Adi Adriansyah Sjoekri, menyatakan bahwa saat ini perseroan memang tengah menjajaki kemungkinan untuk melakukan pencatatan saham di Bursa Hong Kong. Namun, manajemen menekankan bahwa proses tersebut saat ini masih berada dalam tahap awal penjajakan.

Manajemen menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat rencana yang mendetail maupun definitif terkait aksi korporasi tersebut. Karena masih dalam tahap awal, perseroan belum dapat menyampaikan informasi material kepada publik, baik mengenai tujuan utama, perkiraan waktu pelaksanaan (timeline), maupun dampak rencana tersebut terhadap kinerja jangka panjang perusahaan.

Selain terkait kabar di Hong Kong, manajemen juga memastikan bahwa tidak ada informasi atau kejadian penting lainnya yang bersifat material yang dapat memengaruhi kelangsungan hidup perusahaan maupun harga saham EMAS di pasar. Perseroan menyatakan komitmennya untuk terus mematuhi regulasi pasar modal terkait keterbukaan informasi jika nantinya terdapat perkembangan fakta material lebih lanjut.

Artikel Terkait

Bank Raya (AGRO) Permudah Kurban Lewat Aplikasi Raya, Ada Cashback!

Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, Bank Raya terus mendorong minat masyarakat dalam bertransaksi digital secara mudah dan praktis dengan menghadirkan beragam program promo menarik melalui Aplikasi Raya,

BEI Layangkan Surat ke Manajemen INET, Terkait Ini!

Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan surat kepada PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) untuk meminta klarifikasi terkait volatilitas transaksi dan harga sahamnya.

IHSG Ditutup Anjlok 1,2%! BRPT dan CUAN Malah Ngegas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan sesi II, Selasa (26/5/2026). IHSG anjlok 76,159 poin atau 1,227% ke level 6.130,190.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru