back to top

Remala Abadi (DATA) Tunjuk Hartono Tanuwidjaja Jadi Komisaris Baru

Emitentrust.com – PT Remala Abadi Tbk (DATA) mengumumkan perubahan susunan Dewan Komisaris setelah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 22 Juni 2026.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Hartono Tanuwidjaja sebagai Komisaris Perseroan. Masa jabatan Hartono berlaku sejak ditutupnya RUPST hingga penutupan RUPST yang akan diselenggarakan pada tahun 2028, tanpa mengurangi hak pemegang saham untuk memberhentikannya sewaktu-waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

Manajemen menyatakan perubahan susunan Dewan Komisaris tersebut tidak memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, aspek hukum maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Seiring keputusan tersebut, susunan Direksi dan Dewan Komisaris PT Remala Abadi Tbk untuk periode hingga RUPST tahun 2028 menjadi sebagai berikut:

Direksi:

Direktur Utama: Agus Setiono
Direktur: Adrian Renaldy

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama: Anita Anwar
Komisaris: Hartono Tanuwidjaja
Komisaris Independen: Ahmad Alamsyah Saragih

Perseroan yang bergerak di bidang penyedia layanan internet (Internet Service Provider), layanan konsultasi teknologi informasi, serta jaringan tetap berbasis kabel dan nirkabel tersebut menegaskan bahwa pengangkatan komisaris baru diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan dan mendukung pengembangan bisnis Perseroan ke depan.

Pada perdagangan hari ini Selasa (23/6) saham DATA stagnan ke level Rp2.140.

Artikel Terkait

Laba NANO Melejit 492%, Pendapatan Tembus Rp218M di Semester I-2026

PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,54 miliar pada semester I 2026, melonjak 492,4% dibandingkan Rp428,88 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Merdeka Battery Materials (MBMA) Tawarkan Obligasi Rp2,33T, Bunga 9-10,5%, Ini Jadwalnya

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) kembali menghimpun dana melalui pasar obligasi. Perseroan akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap V Tahun 2026 senilai Rp2,336 triliun.

MSCI Pertahankan Indonesia di Emerging Market, BEI Ungkap Respons soal Rebalancing

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan akan terus berkomunikasi dengan MSCI dan investor global menyusul hasil tinjauan tahunan indeks MSCI 2026. Dalam hasil review tersebut, status Indonesia sebagai bagian dari kelompok emerging market tetap dipertahankan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru