back to top

Grup Sinarmas (SMMA) Tak Bagi Dividen, Laba 2025 Dialokasikan untuk Ekspansi

Emitentrust.com – PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) memutuskan tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 15 Juli 2026.

Dalam keterangannya pada Kamis (16/7) manajemen SMMA menyampaikan bahwa RUPST yang dihadiri pemegang saham mewakili 3,86 miliar saham atau 60,68% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah menyetujui penggunaan laba bersih 2025 tanpa pembagian dividen.

Manajemen SMMA menjelaskan, seluruh laba yang tidak dibagikan sebagai dividen akan dibukukan sebagai laba ditahan (retained earnings). Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat modal kerja Perseroan serta mendukung setoran modal dan investasi pada anak usaha maupun perusahaan asosiasi, baik yang telah beroperasi maupun entitas baru.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga memberikan kewenangan kepada Direksi untuk mengatur dan melaksanakan penggunaan laba ditahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan Keuangan tahun buku 2025, sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pengurusan serta pengawasan Perseroan sepanjang tercermin dalam laporan keuangan dan bukan merupakan pelanggaran hukum.

Rapat juga menyetujui penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun 2026, serta menunjuk Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris bersama Akuntan Publik Denny Susanto untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026. Selain itu, pemegang saham menerima laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2024 serta Tahap III dan Tahap IV Tahun 2025.

Sebagai informasi, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) membukukan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,04 triliun sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut melonjak signifikan dibandingkan laba bersih pada tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp957,87 miliar.

Artikel Terkait

IHSG Sesi I Hijau! MLPT Ngegas ARA Jelang Stock Split

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan sesi I, Kamis (16/7/2026). IHSG menguat 22,49 poin atau 0,37% ke level 6.064,

Direktur TOTL Lego Saham di Harga Rp1.050 per Lembar

Direktur PT Total Bangun Persada Tbk. (TOTL), Saleh, melepas sebanyak 236.700 saham perseroan dengan nilai transaksi sekitar Rp248,54 juta. Penjualan saham tersebut dilakukan pada 14 Juli 2026 di harga Rp1.050 per saham

Pengendali Baru Pinago Utama (PNGO) Mulai Gelar Tender Offer Harga Rp3.584 per Lembar

AEP Nusantara Holdings Limited selaku pengendali baru PT Pinago Utama Tbk. (PNGO) resmi menggelar Penawaran Tender Wajib sebanyak 13.585.100 saham atau sekitar 1,74% dari seluruh saham ditempatkan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru