back to top

RSGK Kejar Lepas Suspensi Lewat Divestasi Saham

EmTrust – PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) terus menunjukkan langkah konkret untuk keluar dari status suspensi. Hal itu bagian dari upaya memenuhi ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI) agar perdagangan saham perseroan dapat segera dibuka kembali.

Manajemen RSGK mengungkapkan bahwa Direksi dan Dewan Komisaris telah melakukan pembahasan internal secara intensif, termasuk melakukan penjajakan terhadap sejumlah calon pemegang saham yang direncanakan melakukan divestasi saham.

Langkah tersebut dilakukan guna memenuhi ketentuan free float saham sebagaimana diatur dalam Peraturan BEI Nomor I-A, khususnya ketentuan V.1.1 dan/atau V.1.2. Perseroan juga telah mengajukan permintaan kepada pemegang saham eksisting untuk melakukan divestasi sebagian kepemilikannya.

Selain itu, RSGK telah melakukan diskusi dengan beberapa pemegang saham, termasuk melalui skema penjualan saham di pasar negosiasi.

Manajemen menyebutkan bahwa proses pembahasan dengan para pemegang saham masih berlangsung secara intensif untuk mencapai kesepakatan bersama.

Perseroan mencatat progres pelaksanaan yang bervariasi. Pembahasan internal dan penjajakan calon pemegang saham telah mencapai progres penuh, sementara proses pendekatan dan diskusi dengan pemegang saham terkait pemenuhan ketentuan free float masih berada dalam tahap lanjutan.

RSGK menargetkan tahapan-tahapan pemulihan tersebut dapat diselesaikan secara bertahap hingga Juni 2026 dan Desember 2026, seiring dengan penyelesaian proses divestasi saham oleh pemegang saham terkait.

Manajemen menegaskan komitmennya untuk terus mematuhi seluruh peraturan pasar modal yang berlaku serta berkoordinasi dengan BEI dalam rangka mempercepat pemulihan kondisi saham perseroan.

Seperti diketahui Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara transaksi saham RSGK pada 31 Januari 2025 suspensi terkait pemenuhan free float minimal 7,5% saham

RSGK termasuk di antara perusahaan tercatat yang berpotensi dihapus dari bursa (delisting) karena telah disuspensi selama 24 bulan terakhir atau lebih.

BEI menghentikan sementara transaksi saham RSGK. terkait pemenuhan free float minimal 7,5% saham Pada harga Rp980

PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) adalah operator RS Grha Kedoya dan RS Grha.

RSGK mencatatkan sahamnya (IPO) di BEI pada 8 September 2021 sebanyak 185.940.000
Saham atau 20% dari modal disetor penuh pada harga Rp1.720.
Dana yang diraup dari IPO senilai Rp319.816.800.00.

Pemegang Saham per 30 Desember 2024.
PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk 742.242.200 Saham atau 79,84%

PT Bestama Medikacenter Investama 122.055.540 Saham atau 13,13%

Masyarakat 65.377.260 Saham atau 7,03 persen.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BNBR) Kantongi Restu Right Issue

Laba bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 502,74 miliar, naik 49,6% dibanding tahun sebelumnya Pendapatan bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 3,74 triliun

Laba CMRY Melejit 34%! Tembus Rp2T di 2025

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat kinerja gemilang sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,03 triliun, melonjak sekitar 34,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,51 triliun.

Pengendali HILL Bolak – Balik Transaksi Jutaan Lembar Harga Gocap

Pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk (HILL), yakni PT Hillcon Equity Management, tercatat melakukan aksi jual sekaligus beli saham dalam dua hari berurutan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru