back to top

Rugi Bengkak 264% di 2025, Defisit MDTV (NETV) Tembus Rp4T

Emitentrust.com – PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) sepanjang 2025 mencatatkan rugi bersih Rp286,89 miliar atau membengkak sekitar 264,8% dibandingkan rugi tahun sebelumnya sebesar Rp78,63 miliar.

Lonjakan kerugian ini terjadi di tengah anjloknya pendapatan. Sepanjang 2025, pendapatan MDTV merosot tajam menjadi Rp82,94 miliar dari Rp209,72 miliar pada 2024.

Meski sempat membukukan laba bruto Rp36,81 miliar (berbalik dari rugi bruto tahun sebelumnya), tekanan besar datang dari sisi operasional dan non-operasional. Beban umum dan administrasi masih tinggi di Rp113,24 miliar, ditambah beban lain-lain yang mencapai Rp42,78 miliar.

Selain itu, perusahaan juga mencatat beban keuangan sebesar Rp3,04 miliar serta kerugian dari penjualan aset tetap.

Akibatnya, rugi sebelum pajak tercatat Rp80,68 miliar dan setelah pajak melebar signifikan hingga Rp286,89 miliar.

Dari sisi neraca, total aset perusahaan turun menjadi Rp857,50 miliar dari sebelumnya Rp1,04 triliun. Sementara itu, liabilitas justru meningkat menjadi Rp468,95 miliar, terutama akibat lonjakan utang bank jangka pendek yang mencapai Rp389,22 miliar.

Ekuitas pun tergerus tajam menjadi Rp388,55 miliar dari Rp675,39 miliar, seiring akumulasi defisit yang membengkak hingga Rp4,01 triliun.

Tekanan likuiditas juga terlihat dari arus kas operasi yang masih negatif sebesar Rp217,24 miliar, meski membaik dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, perseroan membukukan total rugi komprehensif Rp286,84 miliar,

Artikel Terkait

Pendapatan ICON Naik, Rugi Susut 70% di Kuartal I-2026

PT Island Concept Indonesia Tbk (ICON) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sekaligus berhasil menekan rugi bersih pada kuartal I-2026.

INET Tebar Dividen Mini, Hanya 3,65% dari Laba 2025, Ini Jadwalnya

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan nilai yang relatif kecil, yakni hanya sebesar Rp894,96 juta atau setara 3,65%

Saham EPAC Diserok Investor Baru 225,4 Juta Lembar Harga Murah, Ada Apa?

PT Triple Berkah Bersama melakukan pembelian saham PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) pada 18 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru