back to top

Rugi Rp252 Miliar, ZINC Tak Bahas Dividen

Emitentrust.com – PT Kapuas Prima Coal Tbk. (ZINC) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 setelah membukukan rugi bersih sebesar Rp252,77 miliar. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 Juni 2026.

Direktur Utama ZINC, Harjanto Widjaja, menjelaskan bahwa kerugian bersih yang tercatat hingga 31 Desember 2025 sebesar Rp252.771.832.081 akan dibukukan sebagai rugi ditahan pada tahun buku berikutnya. Dengan kondisi tersebut, Perseroan memutuskan tidak melakukan pembagian dividen kepada para pemegang saham.

RUPST dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 16,71 miliar saham atau 66,2% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah, sehingga telah memenuhi ketentuan kuorum sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan yang berlaku.

Selain memutuskan penggunaan hasil usaha, pemegang saham juga menyetujui Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025. Rapat turut memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan sepanjang tahun buku 2025.

Dalam agenda lainnya, pemegang saham memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan sistem remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris tahun buku 2026 dengan mempertimbangkan kinerja, daya saing pasar, serta kemampuan keuangan Perseroan. Rapat juga mendelegasikan penunjukan Kantor Akuntan Publik independen untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026 kepada Dewan Komisaris, sementara penetapan honorarium diserahkan kepada Direksi berdasarkan rekomendasi Komite Audit.

Artikel Terkait

WIKA Beton (WTON) Pasok Material Proyek Pelindo Rp153M

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi proyek senilai Rp153 miliar untuk memasok beton pracetak dan ready mix pada pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Cucu Pendiri Astra Grup Borong Saham SRTG Harga Rp1.560 per Lembar

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menyampaikan bahwa Michael W P Soeryadjaya selaku Direktur Utama telah, menambah kepemilikan saham Perseroan sebanyak 219.300 saham

ASSA Perluas Bisnis Gandeng ASLC Dirikan Usaha Baru

PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA) mengumumkan pembentukan entitas usaha baru bernama PT Autopedia Sukses Lelang Indonesia (ASLI) sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis Perseroan. Aksi korporasi tersebut merupakan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru