back to top

Indo Kordsa (BRAM) Perpanjang Pinjaman USD13 Juta ke Induk Usaha

Emitentrust.com – PT Indo Kordsa Tbk. (BRAM) memperpanjang jangka waktu pinjaman antarperusahaan (intercompany loan) senilai USD13 juta yang diberikan kepada pemegang saham mayoritasnya, Kordsa Teknik Tekstil A.Ş. Transaksi tersebut efektif dilakukan pada 30 Juni 2026.

Dalam keterangannya pada Jumat (3/7), manajemen menjelaskan bahwa Kordsa Teknik Tekstil A.Ş. merupakan pemegang saham mayoritas Perseroan dengan kepemilikan sebanyak 277.193.068 saham BRAM. Oleh karena itu, transaksi ini dilakukan dengan pihak terafiliasi.

Perseroan menyebut perpanjangan fasilitas pinjaman tersebut tetap ditujukan sebagai pinjaman modal kerja antarperusahaan (intercompany working capital loan). Nilai pinjaman yang diperpanjang mencapai US$13 juta tanpa adanya perubahan tujuan penggunaan dana.

Adapun mekanisme transaksi dilakukan melalui pemindahbukuan (transfer) ke rekening bank penerima pinjaman, sedangkan pembayaran cicilan akan dilakukan melalui transfer ke rekening bank pemberi pinjaman sesuai ketentuan yang telah disepakati.

Manajemen BRAM menegaskan bahwa perpanjangan jangka waktu pinjaman tersebut tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Pada perdagangan hari ini Jumat (3/7) saham BRAM naik 3,6 persen ke level Rp4.510 per lembar.

Artikel Terkait

WIKA Beton (WTON) Pasok Material Proyek Pelindo Rp153M

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi proyek senilai Rp153 miliar untuk memasok beton pracetak dan ready mix pada pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Cucu Pendiri Astra Grup Borong Saham SRTG Harga Rp1.560 per Lembar

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menyampaikan bahwa Michael W P Soeryadjaya selaku Direktur Utama telah, menambah kepemilikan saham Perseroan sebanyak 219.300 saham

ASSA Perluas Bisnis Gandeng ASLC Dirikan Usaha Baru

PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA) mengumumkan pembentukan entitas usaha baru bernama PT Autopedia Sukses Lelang Indonesia (ASLI) sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis Perseroan. Aksi korporasi tersebut merupakan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru