back to top

Sah! Danantara Ambil Alih BNI Asset Management dari Grup BNI

Emitentrust.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menuntaskan penjualan seluruh kepemilikan saham PT BNI Asset Management (BNI AM) kepada PT Danantara Asset Management (PT DAM). Penyelesaian transaksi ditandai dengan penandatanganan Akta Jual Beli Saham (AJB) pada 22 Juli 2026.

Dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BNI menyampaikan bahwa transaksi tersebut mencakup pengalihan 39.960.000 saham BNI AM yang sebelumnya dimiliki oleh anak usahanya, PT BNI Sekuritas (BNIS), kepada PT Danantara Asset Management.

Perseroan menjelaskan, proses divestasi telah diawali dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS) antara BNIS dan PT DAM pada 1 April 2026. Rencana transaksi tersebut kemudian telah diumumkan kepada publik melalui keterbukaan informasi pada 2 April 2026.

Setelah seluruh persyaratan pendahuluan sebagaimana diatur dalam PJBS, termasuk diperolehnya persetujuan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, terpenuhi, para pihak menandatangani Akta Jual Beli Saham pada 22 Juli 2026 sehingga transaksi resmi efektif diselesaikan.

Dengan rampungnya transaksi tersebut, PT BNI Sekuritas tidak lagi memiliki kepemilikan saham di PT BNI Asset Management. Konsekuensinya, BNI AM tidak lagi dikonsolidasikan dalam laporan keuangan Perseroan melalui BNIS dan secara resmi tidak lagi menjadi bagian dari Grup BNI.

Langkah tersebut merupakan bagian dari inisiatif konsolidasi perusahaan manajemen aset di bawah PT Danantara Asset Management untuk memperkuat sinergi bisnis dan pengembangan industri pengelolaan investasi di lingkungan Danantara.

Artikel Terkait

WIKA Beton (WTON) Kantongi Kontrak Baru Rp1,97T di Semester I

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) atau WTON kembali menunjukkan ketangguhannya di tengah dinamika industri konstruksi nasional. Hingga akhir Semester I 2026, emiten beton pracetak ini berhasil membukukan omzet kontrak baru sebesar Rp1,97 triliun atau melonjak 114,15% dibandingkan capaian kuartal sebelumnya.

PPRE Berbalik Rugi Rp162,7M Meski Pendapatan Melonjak 35% di Semester I

PT PP Presisi Tbk (PPRE) membukukan rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp162,79 miliar pada semester I-2026.

DCII Cetak Laba Rp732M di Semester I-2026, Pendapatan Tumbuh Dua Digit

PT DCI Indonesia Tbk (DCII) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp732,53 miliar pada semester I-2026, meningkat 18,74% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp616,94 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru