back to top

Bank Mandiri (BMRI) Teken Akta Jual Beli Saham MMI ke Danantara Asset Management

Emitentrust.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengumumkan telah dilakukan penandatanganan Akta Jual Beli Saham PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) kepada PT Danantara Asset Management (DAM) pada 22 Juli 2026. Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif konsolidasi perusahaan manajemen aset di dalam ekosistem anak usaha DAM.

Adhika Vista Corporate Secretary BMRI dalam keterangannya Kamis (23/7) menyampaikan bahwa seluruh saham MMI dialihkan kepada DAM. Saham tersebut terdiri atas 1.499 lembar saham milik PT Mandiri Sekuritas (Mansek) dan 1 lembar saham milik Koperasi Simpan Pinjam Pegawai PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri MCO).

Perseroan menjelaskan, pengalihan kepemilikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan sinergi bisnis serta melengkapi kapabilitas perusahaan manajemen aset di bawah ekosistem Danantara Asset Management, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas dan optimal bagi masyarakat.

Seiring dengan transaksi tersebut, PT Mandiri Sekuritas tidak lagi memiliki kepemilikan saham di PT Mandiri Manajemen Investasi. Konsekuensinya, MMI tidak lagi menjadi bagian dari Grup Bank Mandiri dan tidak lagi dikonsolidasikan dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan melalui Mandiri Sekuritas.

Meski demikian, Bank Mandiri menegaskan bahwa transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Bank Mandiri juga menyampaikan bahwa rangkaian transaksi afiliasi tersebut sebelumnya telah dipublikasikan sesuai ketentuan Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020 melalui surat perseroan tertanggal 2 April 2026.

Artikel Terkait

Direktur CYBR Cairkan Saham Harga Pasar, Raup Rp115 Juta

Direktur PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR), Doni Mora, melakukan aksi jual saham perseroan pada 21 Juli 2026. Dalam transaksi tersebut, Doni melepas sebanyak 200.000 lembar saham dengan harga Rp575 per saham.

WIKA Beton (WTON) Kantongi Kontrak Baru Rp1,97T di Semester I

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) atau WTON kembali menunjukkan ketangguhannya di tengah dinamika industri konstruksi nasional. Hingga akhir Semester I 2026, emiten beton pracetak ini berhasil membukukan omzet kontrak baru sebesar Rp1,97 triliun atau melonjak 114,15% dibandingkan capaian kuartal sebelumnya.

PPRE Berbalik Rugi Rp162,7M Meski Pendapatan Melonjak 35% di Semester I

PT PP Presisi Tbk (PPRE) membukukan rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp162,79 miliar pada semester I-2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru