Saham SMBR Bergejolak, Manajemen Ungkap Rencana Korporasi

Saham SMBR Bergejolak, Manajemen Ungkap Rencana Korporasi
Gedung Kantor usaha SMBR
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com- PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham perseroan. Dalam keterbukaan informasi, SMBR menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum dipublikasikan dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun keputusan investasi pemodal.

Meski demikian, perseroan mengungkap adanya rencana aksi korporasi berupa streamlining dan penguatan struktur usaha dengan melibatkan entitas anak usaha. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap kajian internal dan belum memiliki keputusan final terkait bentuk maupun waktu pelaksanaannya.

"Terkait rencana melakukan streamlining dan penguatan struktur usaha dengan melibatkan entitas anak usaha perseroan. Namun, rencana tersebut masih berada dalam tahap kajian internal sehingga belum terdapat keputusan final mengenai pelaksanaannya," tulis manajemen SMBR dalam keterbukaan informasi, Jumat (4/9/2026).

Rencana tersebut merupakan bagian dari agenda streamlining entitas di bawah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang diamanatkan oleh PT Danantara Asset Management (DAM).

Manajemen menegaskan, karena masih berada dalam proses kajian internal, perseroan belum dapat memastikan bentuk maupun waktu pelaksanaan aksi korporasi tersebut.

Di sisi lain, SMBR kembali menegaskan tidak terdapat informasi atau fakta material yang belum disampaikan kepada publik yang dapat memengaruhi nilai efek perseroan maupun keputusan investasi pemodal.

Perseroan juga menyatakan tidak mengetahui adanya informasi material yang belum dipublikasikan yang dapat memengaruhi harga saham SMBR berdasarkan ketentuan yang berlaku di BEI.

Terkait aktivitas pemegang saham, SMBR menyebut tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu yang berkaitan dengan peningkatan aktivitas transaksi maupun harga saham perseroan.

Klarifikasi tersebut disampaikan SMBR setelah BEI meminta penjelasan atas volatilitas transaksi efek perseroan.

Sementara itu, pergerakan saham SMBR masih mencatatkan penguatan dalam sepekan terakhir. Pada perdagangan Jumat (4/9/2026), saham SMBR ditutup stagnan di level Rp181 per saham.

Namun, jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada 31 Agustus 2026 sebesar Rp164 per saham, saham SMBR telah menguat sekitar 10,3% dalam sepekan.