back to top

Sebulan Terbang 158 Persen, Bos INDS: Mekanisme Pasar

Emitentrust.com- Emiten komponen otomotif PT Indospring Tbk (INDS) menyampaikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek yang terjadi dalam sebulan terakhir hingga 9 Januari 2026.

Saham INDS mengalami lonjakan tajam. Dalam sepekan terakhir, saham INDS melonjak 72% dari harga Rp348 pada 13 Januari 2026.

Sementara itu, dalam satu bulan, saham INDS tercatat terbang 158,7% dari posisi Rp228 pada 19 Desember 2025. Bahkan secara enam bulanan, saham emiten ini sudah melambung 168% dibandingkan harga Rp222 pada 21 Juli 2025.

Pada perdagangan Senin (19/1), reli saham INDS belum menunjukkan tanda melambat. Saham INDS kembali menguat 6,31% dan ditutup di level Rp590 per lembar.

Menanggapi lonjakan tersebut, Direktur PT Indospring Tbk, Bob Budiono, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat informasi atau fakta material yang belum diungkapkan ke publik dan dapat memengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal.

“Perseroan menegaskan bahwa kenaikan harga saham dan meningkatnya aktivitas perdagangan sepenuhnya terjadi akibat mekanisme pasar,” ujar manajemen dalam keterbukaan informasi kepada BEI.

Lebih lanjut, Perseroan juga memastikan bahwa tidak terdapat rencana aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana yang berpotensi berdampak terhadap pencatatan saham di Bursa dalam tiga bulan ke depan.

Meski demikian, Indospring menyatakan komitmennya untuk tetap menjalankan keterbukaan informasi sesuai ketentuan pasar modal apabila di kemudian hari terdapat rencana atau aksi korporasi material.

Selain itu, pemegang saham utama INDS juga menegaskan komitmennya untuk menjaga porsi saham publik (free float) sebesar 7,5%, sesuai dengan ketentuan Bursa Efek Indonesia.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Rontok ke 6.599, Saham CUAN hingga ANTM Berguguran

IHSG ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Senin (18/5/2026). Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi 124,08 poin atau turun 1,85% ke level 6.599,24.

Bos BEI Buka Suara Soal Koreksi Pasar

Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menilai koreksi yang terjadi hingga hari ini di pasar saham domestik masih sejalan

TGKA Jadwalkan Dividen! Yield Capai 6 Persen, Cum 26 Mei

Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 12 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru