back to top

Semen Baturaja (SMBR) Ketok Palu! Anggaran Dasar Diubah Total

EmTrust – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) resmi mengantongi persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 18 Desember 2025. Rapat tersebut menyepakati perubahan Anggaran Dasar perseroan sekaligus pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026.

RUPSLB dinyatakan sah karena dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 7.524.092.800 saham atau 75,752% dari total saham dengan hak suara yang sah, sesuai dengan Anggaran Dasar perseroan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pada agenda pertama, seluruh pemegang saham yang hadir menyetujui perubahan Anggaran Dasar perseroan dengan tingkat persetujuan mencapai 100%. Perubahan tersebut dilakukan dalam rangka penyesuaian dengan regulasi terbaru, termasuk Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Salah satu poin penting dalam perubahan Anggaran Dasar tersebut adalah penyesuaian Pasal 5 ayat (4) huruf c terkait hak-hak istimewa atas Saham Seri A Dwiwarna yang dimiliki oleh Negara Republik Indonesia. Selain itu, RUPSLB juga menyetujui penyusunan kembali seluruh ketentuan Anggaran Dasar dalam bentuk kodifikasi utuh.

Pemegang saham turut memberikan kuasa penuh kepada Direksi perseroan untuk melaksanakan seluruh tindakan yang diperlukan, termasuk menuangkan perubahan Anggaran Dasar ke dalam Akta Notaris serta menyampaikan pemberitahuan dan permohonan persetujuan kepada instansi yang berwenang.

Sementara itu, pada agenda kedua, RUPSLB menyetujui pendelegasian kewenangan persetujuan RKAP Tahun 2026, termasuk perubahannya, kepada Dewan Komisaris. Keputusan ini disetujui oleh 99,998% suara pemegang saham yang hadir.

Melalui keputusan tersebut, Dewan Komisaris diberikan wewenang untuk menyetujui RKAP 2026 dengan terlebih dahulu memperoleh persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak.

Manajemen SMBR menegaskan bahwa seluruh keputusan RUPSLB telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan diharapkan dapat memperkuat tata kelola perusahaan serta mendukung keberlanjutan kinerja perseroan ke depan.

Pada perdagangan Jumat (19/12) saham SMBR turun 8 persen ke level Rp282 per le.bar saham.

Artikel Terkait

Lo Kheng Hong Tambah 15 Juta Saham DILD Harga Atas, Ada Apa?

Investor kawakan Lo Kheng Hong kembali menambah kepemilikan sahamnya di PT Intiland Development Tbk (DILD). Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lo Kheng Hong membeli sebanyak 15,17 juta saham DILD untuk tujuan investas

Emas Antam Turun Tipis Rp1.000 per Gram Jumat Ini

Harga emas Aneka Tambang pada Jumat ini turun Rp1.000 per gram sementara itu harga buyback turun Rp1.000 per gram.

Harga Emas Antam Naik Rp17.000 per Gram Kamis Ini

Harga emas Aneka Tambang pada Kamis ini naik Rp17.000 per gram sementara itu harga buyback naik Rp20.000 per gram.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru