back to top

Sesi I IHSG Naik 0,14%, Saham Tambang Ngegas

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 12,64 poin atau 0,14% ke level 8.946,25 pada akhir perdagangan sesi I, Rabu (7/1/2026).

Penguatan IHSG ditopang oleh enam indeks sektoral yang bergerak di zona hijau, sementara lima sektor lainnya masih berada di zona merah.

Sektor dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku yang melonjak 2,16%, diikuti sektor perindustrian yang naik 2,12% dan sektor barang konsumen siklikal yang menguat 1,12%.

Di sisi lain, pelemahan terdalam terjadi pada sektor transportasi yang turun 0,68%, disusul sektor barang konsumen non-siklikal yang melemah 0,42% serta sektor teknologi yang terkoreksi 0,22%.

Hingga sesi I, total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 42,15 miliar saham dengan nilai transaksi Rp21,66 triliun. Sebanyak 346 saham menguat, 325 saham melemah, dan 135 saham stagnan.

Pada jajaran saham penguat, POLU melonjak Rp3.525 menjadi Rp29.350 per saham. DSSA naik Rp2.200 ke level Rp97.875 per saham, sementara ARKO menguat Rp1.300 menjadi Rp10.500 per saham.

Sementara itu, saham yang melemah antara lain DCII yang turun Rp1.025 ke Rp223.000 per saham, MLPT terkoreksi Rp825 menjadi Rp66.475 per saham, serta MORA turun Rp525 ke level Rp12.000 per saham.

Dari sisi aktivitas perdagangan, saham BUMI menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan frekuensi 153.167 kali dan nilai transaksi Rp1,8 triliun. Disusul SUPA sebanyak 122.621 kali transaksi senilai Rp1,3 triliun dan DEWA sebanyak 109.090 kali transaksi dengan nilai Rp1,06 triliun.

Pada indeks LQ45, Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi top gainer setelah melonjak 12,89%. Selanjutnya Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang naik 10,38%, serta Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang menguat 10,14%.

Sementara itu, top losers LQ45 ditempati oleh Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) yang turun 5,84%, Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 3,81%, dan Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) terkoreksi 2,33%.

Artikel Terkait

RUPSLB Wika Beton (WTON) Setujui Dua Agenda Strategis, Ini Keputusannya

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 pada Jumat (10/7/2026) yang menyetujui dua agenda strategis, yakni perubahan rumusan Penghasilan Dasar Pensiun

Free Float GPSO 56,61%, Grup Tjokro Kuasai 37,63% Saham, Ini Sosok UBO

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melaporkan free float perseroan turun menjadi 56,61% pada akhir Juni 2026 dari 57,29% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru