back to top

SMKL Tertekan di Q1, Beban Naik, Laba Ambles 40%

Emitentrust.com – PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) sepanjang kuartal I-2026 membukukan laba bersih sebesar Rp7,01 miliar pada periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret 2026, turun sekitar 40,6% dibandingkan Rp11,79 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan laba terseret penjualan bersih yang juga mengalami penurunan menjadi Rp426,51 miliar dari sebelumnya Rp468,16 miliar pada kuartal I-2025, atau terkoreksi sekitar 8,9% secara tahunan (YoY).

Penurunan kinerja ini terjadi di tengah tekanan beban operasional yang meningkat. Meski laba kotor naik tipis menjadi Rp91,61 miliar dari Rp88,10 miliar, beban operasi membengkak signifikan menjadi Rp73,88 miliar dari Rp62,84 miliar pada tahun sebelumnya.

Di sisi lain, beban keuangan juga meningkat menjadi Rp11,94 miliar dari Rp9,80 miliar, turut menekan profitabilitas Perseroan. Alhasil, laba sebelum pajak turun menjadi Rp9,88 miliar dari Rp16,64 miliar.

Setelah dikurangi pajak, laba tahun berjalan tercatat Rp7,01 miliar, lebih rendah dibandingkan capaian tahun sebelumnya.


Secara neraca, total aset Perseroan meningkat menjadi Rp2,75 triliun per 31 Maret 2026 dari Rp2,60 triliun pada akhir 2025. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan persediaan yang mencapai Rp520,98 miliar.

Namun, total liabilitas juga naik menjadi Rp1,70 triliun dari Rp1,56 triliun, seiring peningkatan utang bank jangka pendek dan panjang.

Sementara itu, ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp1,05 triliun, naik tipis dibandingkan posisi akhir tahun sebelumnya.

PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk adalah perusahaan kemasan asal Indonesia yang bergerak di bidang produksi kemasan karton dan bahan pendukung industri ritel dan manufaktur.

Pada perdagangan akhir pekan aaham SMKL berada di level Rp162.

Artikel Terkait

Clipan Finance (CFIN) Siapkan Dividen 93,9% Laba 2025 Setara Rp199,2M

PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp199,23 miliar atau Rp50 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp212,22 miliar.

BUKK Tahan Laba Rp311M, Fokus Modal Kerja dan Investasi

PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) memutuskan tidak membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp310,99 miliar. Keputusan tersebut disetujui pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

WBSA Dapat Restu Akuisisi 99,99% Saham Bisnis Jasa Pelayaran

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) memperoleh persetujuan pemegang saham independen untuk mengakuisisi 99,99% saham PT Bermuda Inovasi Logistik (PT BIL). Persetujuan tersebut diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Independen yang digelar pada 19 Juni 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru