Saham Terbang 124% Lepas Suspensi Masuk Papan Pemantauan Khusus
BAJA, Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA), daftar Efek Bersifat Ekuitas, Pemantauan Khusus, 19 Agustus 2026.
EmitenTrust
BAJA, Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA), daftar Efek Bersifat Ekuitas, Pemantauan Khusus, 19 Agustus 2026.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi kepada 100 emiten papan utama dan pengembangan yang belum menyampaikan laporan keuangan auditan tahunan per 31...
Dua direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) kompak menambah kepemilikan saham perseroan melalui transaksi pembelian di pasar pada 18 Mei 2026.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menilai saham-saham sektor perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini masih berada pada...
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menyampaikan bahwa Direktur sekaligus pemilik manfaat akhir perseroan, Irwan Hidayat, menambah kepemilikan s...
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menilai investasi di pasar saham Indonesia masih sangat menarik untuk jangka panjang, terutam...
PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) menyampaikan bahwa Sumber Garam Pratama selaku Pemegang saham , melakukan divestasi sebanyak 53,56 juta saham pada 13 Mei 2026.
PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp28 per saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat...
PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp3 per saham kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebu...
PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp42 per saham kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan sesi pertama, Selasa (19/5/2026), setelah sempat dibuka menguat di awal transaksi. Hingga p...
Ototritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama pimpinan DPR RI dan Danantara menegaskan optimisme terhadap prospek pasar modal Indonesia di t...
PT Link Net Tbk (LINK) mencatat rugi bersih sebesar Rp436,92 miliar pada kuartal I 2026, meningkat 23,1% dibandingkan rugi bersih periode yang sama tahun sebelu...