back to top

Terungkap! Sosok di Balik Kendali PZZA Pengelola Pizza Hut

Emitentrust.com – PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), emiten pengelola gerai Pizza Hut di Indonesia, mengungkap struktur kepemilikan saham terbarunya.

Dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek, free float PZZA tercatat sebesar 17,7% atau setara 534,96 juta saham dari total saham tercatat sebanyak 3,02 miliar lembar.

Sederet nama keluarga Arifin sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) PZZA.

Berdasarkan laporan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), pemegang saham terbesar PZZA masih ditempati PT Sriboga Raturaya yang menggenggam 1,95 miliar saham atau setara 64,79% kepemilikan.

Selain itu, JPMCB NA AIF CLT tercatat memiliki 211,53 juta saham atau 7%, sementara DBS Bank Ltd S/A menggenggam 290 juta saham atau setara 9,6%.

Dalam dokumen tersebut, nama Alwin Arifin, Arnie Arifin, Emil Arifin, dan Alex Arifin tercatat sebagai pemilik manfaat akhir perseroan melalui PT Sriboga Raturaya.

Dari jajaran manajemen, Direktur PZZA Jeo Sasanto tercatat memiliki 7,9 juta saham atau sekitar 0,268% saham perseroan. Sementara anggota direksi dan komisaris lainnya dilaporkan tidak memiliki saham.

PZZA juga tercatat memiliki saham treasuri sebanyak 16,38 juta saham atau sekitar 0,542% dari total saham beredar.

Dari sisi investor, jumlah pemegang saham PZZA mengalami penurunan. Jumlah SID tercatat turun dari 5.057 investor menjadi 4.860 investor atau berkurang sebanyak 197 SID dalam sebulan.

Berdasarkan data KSEI, kepemilikan saham PZZA saat ini didominasi investor korporasi dengan total sekitar 1,97 miliar saham. Sementara investor individu tercatat menggenggam sekitar 316,34 juta saham.

Perseroan menegaskan seluruh perhitungan free float telah dilakukan sesuai ketentuan BEI, termasuk mengeluarkan kepemilikan saham milik pengendali, afiliasi pengendali, direksi, komisaris, hingga saham tresuri.

.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Bergairah! KLBF dan TLKM Pimpin LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (17/7/2026), di zona hijau. IHSG menguat 67,32 poin atau 1,10% ke level 6.175,53, didorong penguatan mayoritas sektor serta aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

MSCI Ubah Aturan Saham Extreme Price Increase, Berlaku Mulai Review Agustus 2026

Penyedia indeks global MSCI Inc. mengumumkan perubahan metodologi penyaringan saham yang mengalami Extreme Price Increase (EPI).

KREN Kantongi Restu Buyback Saham Rp50M

PT Quantum Clovera Investama Tbk. (KREN) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp50 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru