back to top

TLDN Ungkap Transaksi Baru PLTS

Emitentrust.com – PT Teladan Prima Agro Tbk. (TlDN) bermaksud melakukan transaksi afiliasi berupa Perjanjian Induk dengan PT Akartha Energi Baru (AEB) sehubungan dengan penyewaan PLTS yang akan berlokasi di area-area perkebunan anak-anak usaha Perseroan efektif pada 9 Maret 2026.

Manajemen TLDN dalam keterangan tertulisnya Rabu (11/3) menuturkan bahwa TLDN dan AEB sebagai Pengembang sekaligus Penyedia dan Operator Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sepakat bahwa besaran harga sewa atas penggunaan dan pengoperasian PLTS ditetapkan dalam kisaran sebesar Rp1.500,00 sampai dengan Rp2.500,00 per kVA per jam.

Sebagai informasi, transaksi ini merupakan transaksi afiliasi dimana TLDN dan AEB secara tidak langsung dikendalikan oleh Wishnu Wardhana dan keluarga, yang mana Wishnu Wardhana merupakan Direktur Utama TLDN dan salah satu pemilikmanfaat (beneficial owner) Perseroan.

Lebih lanjut Manajemen TLDN memaparkan Kerjasama dalam bentuk penyewaan, pengoperasian dan pemeliharaan PLTS yang akan berlokasi di area-area perkebunan anak-anak usaha Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada penyediaan lahan untuk pembangunan PLTS berikut dengan peralatan-peralatan fasilitas pendukung PLTS dan pengadaan panel surya dan sistem penyimpanan energi baterai yang diperlukan untuk membangun PLTS diatas lahan masing-masing anak usaha Perseroan.

Selanjutnya penunjukan pihak ketiga yang kompeten untuk melakukan pembangunan dan/atau pemasangan peralatan-peralatan fasilitas pendukung untuk keperluan PLTS; Perseroan dan AEB dikendalikan oleh pihak yang sama

Perjanjian kerjasama terkait penyewaan, pengoperasian dan pemeliharaan PLTS akan mulai berlaku untuk jangka waktu 10 tahun sebagaimana diatur dalam Perjanjian Induk.

Namun, perhitungan nilai Rencana Transaksi dilakukan untuk periode 20 tahun dengan mempertimbangkan asumsi adanya perpanjangan perjanjian setelah masa Perjanjian Induk berakhir, yang nilainya diperkirakan berjumlah sebesar Rp750 miliar apabila dihitung menggunakan nilai tarif sewa sebesar Rp1.500,00 per kVA per jam (Tarif 1) sampai dengan sebesar Rp1,25 triliun apabila dihitung menggunakan nilai tarif sewa sebesar Rp2.500,00 per kVA per jam (Tarif 2).

Manajeman TLDN berpendapat bahwa pelaksanaan Rencana Transaksi dengan pihak afiliasi merupakan pilihan yang tepat dan memberikan manfaat bagi Perseroan dibandingkan dengan transaksi yang dilakukan dengan pihak non-afiliasi. Hal ini mempertimbangkan adanya keselarasan kepentingan usaha, efisiensi operasional, serta sinergi yang dapat mendukung kegiatan usaha Perseroan secara berkelanjutan.

Artikel Terkait

GOTO Cetak Laba Pertama Rp171M di Kuartal I-2026

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan tonggak sejarah baru dengan membukukan laba bersih kuartalan pertamanya sejak berdiri. Pada kuartal I-2026, GOTO meraih laba bersih sebesar Rp171 miliar, berbalik dari rugi Rp367 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

IHSG Ditutup Terkoreksi! Tekanan Sektor Masih Dominan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (28/4/2026), melanjutkan tren koreksi dari hari sebelumnya. IHSG terkoreksi 34,12 poin atau 0,48% ke level 7.072,39.

Angelica Tanisia Tambah Kepemilikan AVIA Harga Rp374 per Lembar

Emiten cat nasional PT Avia Avian Tbk (AVIA) menyampaikan bahwa Angelica Tanisia Jozar selaku Direktur, tercatat menambah kepemilikan saham Perseroan pada 27 April 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru