back to top

TPIA Balik Arah! Dari Rugi Jadi Laba US$1,44 Miliar di 2025

Emitentrust.com- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) berhasil membalikkan kinerja dengan mencetak laba bersih sebesar US$1,44 miliar sepanjang 2025, berbanding terbalik dari rugi US$56,5 juta pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan TPIA yang diterbitkan Kamis (26/3) disebutkan, lonjakan kinerja ini ditopang oleh peningkatan signifikan pendapatan yang mencapai US$7,02 miliar, melonjak tajam dari US$1,78 miliar pada 2024.

Tak hanya itu, perseroan juga membukukan keuntungan besar dari transaksi non-operasional, termasuk gain dari pembelian dengan diskon sebesar US$1,86 miliar, yang menjadi salah satu pendorong utama laba tahun berjalan.

Dari sisi operasional, beban masih tertekan oleh tingginya biaya bahan baku dan produksi yang mencapai US$7,06 miliar, serta kenaikan beban umum dan administrasi menjadi US$272,57 juta. Meski demikian, kinerja tetap tertopang oleh pendapatan keuangan sebesar US$122,37 juta dan kontribusi laba entitas asosiasi.

Secara bottom line, laba sebelum pajak tercatat sebesar US$1,29 miliar, berbanding terbalik dari rugi US$90,94 juta pada 2024.

Di sisi neraca, total aset perseroan melonjak signifikan menjadi US$12,32 miliar hingga akhir 2025, dibandingkan US$5,66 miliar pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan ekspansi besar-besaran pada aset tetap serta investasi.

Namun, total liabilitas juga meningkat tajam menjadi US$7,66 miliar dari US$2,73 miliar, mencerminkan peningkatan pembiayaan terutama dari pinjaman bank.

Sementara itu, total ekuitas tercatat sebesar US$4,66 miliar, naik dari US$2,94 miliar pada 2024, seiring lonjakan laba tahun berjalan dan tambahan kepentingan nonpengendali.

Artikel Terkait

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

IHSG Tutup Akhir Pekan Hijau, PGEO & ADRO Terbang di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan di zona hijau pada Jumat (7/10/2026). IHSG naik 11,91 poin atau 0,20% ke level 5.924,36, didorong penguatan

TBS Energi (TOBA) Beber Struktur Saham, Warga Singapura Pemilik Manfaat Akhir

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan porsi saham free float perseroan tetap berada di level 29,04% hingga akhir Juni 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float

Populer 7 Hari

Berita Terbaru