back to top

TPMA Sepakat Tebar Dividen Rp146,8M, Meski Laba 2025 Turun 32%

Emitentrust.com – PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp42 per saham kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini Selasa (19/5).

Total dividen yang dibagikan mencapai Rp146,85 miliar atau setara sekitar 47,5% dari laba bersih tahun 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Direktur TPMA Rudy Sutiono mengatakan pembagian dividen ini menjadi bentuk komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham di tengah tekanan industri pelayaran dan batubara yang masih berlangsung.

Sepanjang 2025, TPMA membukukan laba bersih konsolidasi sekitar US$20 juta atau turun 32% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$29,3 juta. Dari total laba tersebut, sebesar US$17,9 juta diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan sisanya US$2,1 juta kepada kepentingan non-pengendali.

Penurunan kinerja perseroan dipengaruhi melemahnya industri batubara global akibat tekanan ekonomi dunia serta dampak perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok. Selain itu, penurunan volume produksi batubara nasional dan melemahnya harga batubara acuan (HBA) turut menekan pendapatan perseroan.

Secara konsolidasi, TPMA mencatat pendapatan sebesar US$113,4 juta sepanjang 2025 atau turun 5% dibandingkan periode sebelumnya. Perseroan juga melakukan penyesuaian tarif angkutan guna menjaga keberlangsungan industri batubara, yang berdampak terhadap penurunan margin laba.

Meski industri menghadapi tekanan, TPMA tetap melanjutkan strategi ekspansi dan penguatan armada. Sepanjang 2025, perseroan bersama entitas anak menerima tambahan 13 unit kapal tunda, 14 unit tongkang, serta satu unit floating crane yang sebelumnya telah dipesan.

Untuk tahun 2026, TPMA menargetkan penerimaan tujuh unit kapal tunda dan sembilan unit tongkang baru dengan estimasi belanja modal sekitar US$25 juta. Penambahan armada tersebut merupakan bagian dari program peremajaan armada untuk mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga menetapkan Patricia Pratiwi Suwati Prasatya sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan.

Pada perdagangan hari ni Selasa (19/5) saham TPMA turun 1,89 persen ke level Rp520.

Artikel Terkait

Rosan Sebut Saham BUMN Masih Murah, Yield Dividen di Atas 10%

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menilai investasi di pasar saham Indonesia masih sangat menarik untuk jangka panjang, terutama karena sejumlah emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

FOLK Dilego 53,5 Juta Saham Harga Diskon, Ada Apa?

PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) menyampaikan bahwa Sumber Garam Pratama selaku Pemegang saham , melakukan divestasi sebanyak 53,56 juta saham pada 13 Mei 2026.

GGRP Jadwalkan Dividen Rp339M, Cum 25 Mei 2026

PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp28 per saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Populer 7 Hari

Berita Terbaru