back to top

UNTR Jadwalkan Dividen Final Rp1.096 per Saham, Cum 24 April

Emitentrust.com – PT United Tractors Tbk (UNTR) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp5,92 triliun untuk tahun buku 2025 sesuai hasil RUPS Tahunan 16 April 2026.

Manajemsn UNTR dalam keterangannya Senin (20/4) menyampaikan bajwa jumlah tersebut setara dengan Rp1.663 per saham, yang akan dibagikan kepada investor sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dividen ini berasal dari laba bersih UNTR yang mencapai Rp14,81 triliun, sehingga rasio pembayaran dividen (payout ratio) tercatat sekitar 40%.

Sebelumnya UNTR membagikan Dividen interim sebesar Rp567 per saham. Sehingga Dividen final yang akan dibagikan ke pemegang saham sebesar Rp1.096 per saham.

Pada perdagangan Senin (20/4) saham UNTR berada di level Rp31.600 per lembar.

Mengacu pada harga saham tersebut maka dividen yield mencapai hampir 4 persen.

Adapun jadwal pembagian dividen sebagai berikut:

Cum dividen pasar reguler & negosiasi: 24 April 2026
Ex dividen pasar reguler & negosiasi: 27 April 2026
Recording date (DPS): 28 April 2026
Cum dividen pasar tunai: 28 April 2026
Ex dividen pasar tunai: 29 April 2026
Pembayaran dividen: 18 Mei 2026.

UNTR saat ini memiliki ekuitas mencapai Rp103,13 triliun dan saldo laba ditahan sebesar Rp85,54 triliun

Pada perdagangan Senin (20/4) saham UNTR berada di level Rp31.600 per lembar.

Artikel Terkait

Rugi Masih Membayangi! TGRA Absen Bagi Dividen

PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham dari kinerja tahun buku 2025, seiring perseroan yang masih mencatatkan kerugian.

Dividen AUTO Rp170 per Saham, Cek Jadwal Cum Date

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp170 per saham, dengan total nilai mencapai Rp819,35 miliar.

Rugi RUNS Bengkak 137% di 2025, Pendapatan Turun, Beban Naik

PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) mencatat rugi bersih sebesar Rp7,59 miliar sepanjang 2025, melonjak tajam 137,9% dibandingkan rugi Rp3,19 miliar pada tahun sebelumnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru