back to top

URBN Tertekan! Pendapatan Anjlok 71%, Rugi Bengkak 173% di Kuartal I

Emitentrust.com – PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) membukukan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp5,66 miliar hingga kuartal I-2026. Angka ini melonjak sekitar 173% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat rugi Rp2,07 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan Perseroan per 31 Maret 2026, pendapatan URBN juga mengalami penurunan tajam sebesar 71% menjadi Rp672,62 juta dibandingkan Rp2,32 miliar pada kuartal I-2025.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan berhasil ditekan menjadi Rp238,62 juta dari sebelumnya Rp1,39 miliar atau turun sekitar 82,8%. Namun demikian, laba bruto tetap terkoreksi 53,7% menjadi Rp433,99 juta dibandingkan Rp937,27 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Kinerja operasional Perseroan juga masih tertekan. URBN mencatat rugi operasi sebesar Rp5,69 miliar, meningkat sekitar 24,8% dibandingkan rugi operasi Rp4,56 miliar pada kuartal I-2025.

Sementara itu, rugi sebelum pajak melonjak drastis menjadi Rp5,66 miliar dari Rp1,34 miliar atau naik sekitar 322%. Lonjakan rugi ini dipengaruhi penurunan signifikan pendapatan keuangan yang hanya mencapai Rp33,67 juta dibandingkan Rp3,23 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total liabilitas Perseroan tercatat naik tipis menjadi Rp2,32 triliun hingga 31 Maret 2026 dibandingkan Rp2,31 triliun per akhir 2025.

Sedangkan jumlah aset URBN meningkat tipis menjadi Rp4,16 triliun hingga akhir Maret 2026 dari Rp4,15 triliun pada 31 Desember 2025.

Pada perdagangan hari ini Senin (25/5) saham URBN stagnan di level Rp192 per lembar.

Artikel Terkait

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

IHSG Tutup Akhir Pekan Hijau, PGEO & ADRO Terbang di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan di zona hijau pada Jumat (7/10/2026). IHSG naik 11,91 poin atau 0,20% ke level 5.924,36, didorong penguatan

TBS Energi (TOBA) Beber Struktur Saham, Warga Singapura Pemilik Manfaat Akhir

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan porsi saham free float perseroan tetap berada di level 29,04% hingga akhir Juni 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float

Populer 7 Hari

Berita Terbaru