Emitentrust com – PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) mencatatkan free float sebesar 55,54% dari total saham beredar hingga akhir Juli 2026. Persentase tersebut tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya, dengan jumlah saham free float mencapai sekitar 1,11 miliar saham dari total 2,00 miliar saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) Juli 2026, jumlah saham tercatat UVCR mencapai 2.000.144.838 saham. Sementara jumlah saham free float tercatat sebanyak 1.110.782.271 saham atau setara 55,54%.
Dari struktur pemegang saham, PT Trimegah Sumber Mas masih menjadi pemegang saham terbesar UVCR dengan kepemilikan 623.557.467 saham atau 31,18%. Jumlah tersebut tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.
Selain itu, terdapat kepemilikan saham oleh jajaran manajemen. Direktur Riky Boy H. Permata memiliki 81,5 juta saham atau 4,07%, sedangkan Direktur Hady Kuswanto menguasai 47,43 juta saham atau 2,37%. Komisaris Rangga Ananta tercatat memiliki 836.100 saham atau 0,04%.
Menariknya, laporan tersebut juga mengungkap Hady Kuswanto sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) PT Trimegah Karya Pratama Tbk. Hady Kuswanto yang berdomisili di Jakarta Selatan tersebut tercatat sebagai pemilik manfaat langsung dengan kepemilikan sebesar 2,37%.
Sementara itu, jumlah pemegang saham atau nasabah pemilik Single Investor Identification (SID) UVCR mengalami penurunan. Pada akhir Juli 2026, jumlah SID tercatat 7.502, turun 257 SID dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 7.759 SID.
Dari sisi klasifikasi investor, kepemilikan saham UVCR didominasi investor individu dengan jumlah mencapai sekitar 1,26 miliar saham. Perseroan juga menegaskan bahwa perhitungan free float telah dilakukan sesuai ketentuan Bursa dengan mengecualikan saham yang dimiliki pengendali, afiliasi pengendali, anggota Direksi dan Dewan Komisaris, serta saham treasuri.


