Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan di zona hijau pada Rabu (5/8/2026). IHSG menguat 31,52 poin atau 0,50% ke level 6.351,13, didorong penguatan mayoritas sektor di tengah aktivitas perdagangan yang cukup ramai.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.316 hingga 6.367, setelah dibuka di level 6.319. Penguatan indeks ditopang oleh sembilan dari 11 indeks sektoral yang berakhir di zona hijau.
Sektor kesehatan menjadi motor utama penguatan setelah melonjak 2,35%, disusul sektor barang baku yang naik 2,21%, serta sektor barang konsumen non-siklikal yang menguat 1,61%. Di sisi lain, sektor infrastruktur menjadi pemberat terbesar dengan pelemahan 0,99%, sementara sektor keuangan turun 0,20%.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup tinggi dengan total volume mencapai 39,80 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp14,71 triliun. Sebanyak 406 saham menguat, 208 saham melemah, dan 178 saham ditutup stagnan.
Dari sisi pergerakan harga, DCII memimpin kenaikan nominal setelah melonjak Rp11.100 menjadi Rp200.000 per saham. Disusul ADES yang naik Rp3.025 ke Rp33.400, serta GGRM yang menguat Rp550 menjadi Rp20.900 per saham.
Adapun saham-saham dengan kenaikan persentase tertinggi dipimpin SLIS yang melonjak 25,39% ke level 79, diikuti TRUK yang naik 25,00% ke 675, CBPE menguat 25,00% ke 440, TALF naik 24,87% ke 1.205, serta VKTR yang melesat 20,27% ke 890.
Sebaliknya, TCPI menjadi salah satu saham dengan penurunan nominal terbesar setelah turun Rp360 menjadi Rp3.940 per saham. MORA melemah Rp700 ke Rp5.500, sementara UNTR terkoreksi Rp200 menjadi Rp23.800 per saham.
Dari sisi pelemahan persentase, BACH memimpin top losers setelah merosot 14,45% ke level 740. Disusul MORA yang turun 11,29%, ENZO melemah 11,23%, PRDL terkoreksi 10,30%, dan MBTO turun 10,13%.
Sementara itu, saham yang paling aktif diperdagangkan dipimpin KOTA dengan frekuensi 105.844 kali transaksi senilai Rp407 miliar. Posisi berikutnya ditempati JGLE sebanyak 104.414 kali transaksi senilai Rp379 miliar, disusul BUMI dengan 72.892 kali transaksi senilai Rp799 miliar.
Pada indeks LQ45, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menjadi top gainer setelah melonjak 8,84%, diikuti PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang naik 7,55%, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang menguat 6,55%.
Sementara itu, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi top loser LQ45 setelah turun 6,18%, disusul PT Indosat Tbk (ISAT) yang melemah 4,52%, dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang terkoreksi 4,01%.


