back to top

Vale (INCO) Amankan Dana Jumbo Hingga USD500 Juta dari 3 Bank

Emitentrust.com – PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) telah menandatanganan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir pada tanggal 25 Maret 2026.

Anggun Kara Nataya Corporate Secretary INCO dalam keterangan tertulisnya Rabu (25/3) menuturkan bahwa INCO meraih fasilitas kredit sampai Dengan USD500.000.000 (dengan Opsi Greenshoe Sampai Dengan US$250.000.000) dengan DBS Bank Ltd., Mizuho Bank, Ltd., PT Bank Mizuho Indonesia dan United Overseas Bank Limited sebagai mandated lead arrangers, underwriters dan bookrunners, PT Bank DBS Indonesia sebagai Agen, United Overseas Bank Limited sebagai Koordinator Tunggal, United Overseas Bank Limited sebagai
Koordinator Keberlanjutan.

Fasilitas kredit akan digunakan untuk membiayai keperluan umum korporasi Perseroan (termasuk namun tidak terbatas pada belanja modal, kebutuhan modal kerja) yang akan jatuh tempo pada 24 bulan dengan opsi perpanjangan untuk jangka waktu tambahan 12 bulan

Anggun menegaskan Fasilitas Kredit ini memberikan kepastian pendanaan pada proyek-proyek pembangunan tambang dan fasilitas pengolahan nikel Perseroan, yang sebagian memasuki fase penyelesaian, akan selesai tepat waktu atau bahkan lebih awal dan Perseroan akan menyampaikan apabila terdapat informasi lebih lanjut.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Lewati Level 6.400

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau. Pada Jumat (7/8/2026), IHSG menguat 65,94 poin atau 1,04% ke level 6.409,65,

Eks Dirut BCA Borong Saham GJTL, Ada Sinyal Apa?

Saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) kembali mencuri perhatian. Tak hanya didukung perbaikan kinerja pada kuartal II-2026, emiten produsen ban terbesar di Indonesia ini juga memiliki deretan pemegang saham kelas kakap.

Bank Kasikorn (BMAS) Minta Restu Rights Issue 2,8 Miliar Saham

PT Bank KASIKORN Indonesia Tbk. (BMAS) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.875.000.000 saham baru, setara 15,88% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru