back to top

VISI Beberkan Nasib Dana IPO Rp73,8 Miliar

Emitentrust.com – PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), emiten yang bergerak di bidang perdagangan besar bahan advertising dan printing seperti banner, display, tinta, serta PVC board, menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) per 31 Desember 2025.

Direktur Utama VISI, David Dwiputra, dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1), mengungkapkan bahwa Perseroan memperoleh dana IPO yang efektif pada 27 Februari 2024 dengan nilai bruto sebesar Rp73,8 miliar. Dari jumlah tersebut, Perseroan mengeluarkan biaya emisi sebesar Rp2,66 miliar.

Dengan demikian, VISI mencatatkan hasil bersih dana IPO sebesar Rp71,13 miliar. Dana tersebut telah direalisasikan sepenuhnya sesuai dengan rencana penggunaan dana yang disampaikan dalam prospektus.

Manajemen menjelaskan bahwa sebagian besar dana IPO digunakan untuk kebutuhan belanja modal kerja dengan nilai mencapai Rp68,3 miliar. Selain itu, Perseroan juga mengalokasikan dana sebesar Rp2,83 miliar untuk pengadaan armada pengangkutan guna mendukung kegiatan operasional dan distribusi.

Dengan realisasi tersebut, VISI menegaskan bahwa seluruh dana hasil IPO telah terserap 100% hingga akhir 2025. Manajemen berharap penggunaan dana ini dapat memperkuat operasional Perseroan serta mendukung pertumbuhan kinerja usaha secara berkelanjutan.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BNBR) Kantongi Restu Right Issue

Laba bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 502,74 miliar, naik 49,6% dibanding tahun sebelumnya Pendapatan bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 3,74 triliun

Laba CMRY Melejit 34%! Tembus Rp2T di 2025

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat kinerja gemilang sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,03 triliun, melonjak sekitar 34,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,51 triliun.

Pengendali HILL Bolak – Balik Transaksi Jutaan Lembar Harga Gocap

Pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk (HILL), yakni PT Hillcon Equity Management, tercatat melakukan aksi jual sekaligus beli saham dalam dua hari berurutan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru